PARIWISATA

NASIONAL

Hotman Paris Sasar Anies Baswedan, Peringatkan Gubernur! Kebijakan Ganjil Genap Rugikan Warga

Minggu, 05 Agustus 2018 | 09.54 WIB
Kali Dibaca |

Hotman Paris mengingatkan dua pejabat publik itu terkait kebijakan ganjil genap yang dinilai sangat merugikan warga masyarakat
MEDAN-METROKAMPUNG.COM
Pengacara Hotman Paris Hutapea mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Sandiaga Uno.

Hotman Paris mengingatkan dua pejabat publik itu terkait kebijakan ganjil genap yang dinilai sangat merugikan warga masyarakat.

Menurut Hotman Paris Hutapea, kebijakan Pemprov DKI Jakarta itu dinilai tidak logis dan sangat membebani warga.

Kebijakan tersebut juga bisa menganggu aktivitas warga, terutama yang akan beribadah di hari Minggu, kata Hotman Paris Hutapea.

"Peraturan mengenai pemakaian mobil ganjil genap sangat membenani rakyat dan Anda kurang logis terutama Sabtu dan Minggu. Apalagi hari minggu yang banyak orang beribadah," ujar Hotman melalui akun instagramnya, Sabtu (4/8/2018).

Menurut Hotman Paris, tidak semua warga Jakarta memiliki dua mobil yang bisa menjadi alternatif kendaraan atau menyiasati kebijakan ganjil genap.

Apalagi, para pemilik kendaraan di Jakarta sudah membayar pajak kendaraan bermotor yang sangat  mahal.

Karena itu, Hotman Paris meminta Gubernur DKI Anies Baswedan atau Wagub DKI Sandiaga Uno untuk meninjau kebijakan ganjil genap, terutama pada hari Sabtu dan Minggu.

"Lagi pula, masyarakat kan sudah membayar pajak secara penuh dan mahal, pajaknya begitu tinggi dan pemda juga dapat.  tolong sabtu minggu jangan diterapkan ganjil genap. Itu sangat membebani rakyat," ujar Hotman Paris.

@hotmanparisofficialSabtu minggu tdk berlaku ganjil genap??

Komentar sejumlah netizen (warganet)
@movingpips@baby_sa_09 dasar goblok.. seberapa panjang area "larangan motor"..?? pak Ahok pun kasih solusi menambah moda transportasi umum dan kantong parkir motor.. laahh ini ganjil genap diperluas areanya, dan aktif SETIAP HARI.. tapi gak kasih solusi atau alternatif.. kalo mau dengki, yg cerdas dikit
@shanrisgorryBetulll tulangg

@gadisnamira13dibilang rugi ya rugi lah sabtu mnggu diberlakukan ganjil genap org" klo mau liburan mesti naik odong" gtu
@elikaqwuSetuju Pak, Hari biasa Aja. Kalo Hari biasa Saya setuju untuk ngurangin macet. Terasa banget lancar jalan. Tapi kalo sabtu minggu jangan lah.
@jngangitu@cutest_wew situ seenaknya ngomong, kalo mau biar gak semrawut, pake kereta gantung aja mas. Dis is jalan raya!
@gadisnamira13tambag ribet lama" kebanyakan peraturan enk an dlu ga bnyk aturan ini itu pas jaman nya ahok .
@demog0rg0nKan cuma selama Asian Games toh?sabtu minggu jg berlaku karena pertandingan Asian Games kan ada yg sabtu minggu jg. Orang beribadah susah hari minggu karena ganjil genap??naik kendaraan umum donk, katanya jalan sepi bukannya lebih enak naek kendaraan umum. Parkir jg ga susah. Halahhhh apa2 diributin. Ngalah dikit napa selama Asian Games doank
@giovannoanggastaPak @aniesbaswedan dan @sandiuno jangan malu malu untuk main ke Mako Brimob dan konsultasi dengan pakarnya nih @basukibtp Beliau ngga gigit kok ga kyk kalian hehehehehe
@vinniyov@alfanaga10 klo pny 2 mobil yg platnya sm2 ganjil atau sm2 genap.. nah emg itu tujuan utama si kam**** gabener,,biar qta urus “plat baru” dan mereka kebagian upeti lagi keren yah.. gpplab susah2 dlu di dunia, yg penting besok mati masuk surga

@sweet_lemon25@widi_vallentino bener pake bangettt!! dan setuju sama bang @hotmanparisofficial
@demog0rg0n@ajisantosa10 lah kan sabtu minggu jg ada pertandingan Asian Games?
Sehari sebelumnya, Hotman Paris juga mengunggah foto berisi suara warga Kelapagading, Jakarta Utara, Warman, yang dimuat di salah satu koran.

Warman mengeluhkan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberlakukan kebijakan ganjil genap selama satu minggu penuh (Senin-Minggu) dan berlaku seharian penuh, pukul 06:00-21:00.

Kebijakan yang berlaku pada hari kerja, hari Sabtu, Minggu dan hari libur itu sebagai kebijakan yang keterlaluan dan membatasi hak pemilik kendaraan atau pun pembayar pajak lainnya, kata Warman.

"Kalau pemilik kendaraan plat hitam dikurangi haknyab menjadi separuh, saya usul sebaiknya pajak kendaraan juga dikurangi jadi 50 persen saja," tulis Warman dalam suara pembaca tersebut.

Rute Perluasan Ganjil Genap Selama Asian Games 2018

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta Ditlantas Polda Metro Jaya dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menetapkan perluasan Ganjil Genap pada sejumlah jalan selama Asian Games 2018.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menyebutkan ada sebanyak 13 jalan yang terkena diterapkan Ganjil Genap sementara, yakni mulai dari masa uji coba pada pada tanggal 2 Juli hingga 31 Juli 2018 serta perluasan Ganjil Genap resmi dimulai tanggal 1 Agustus 2018 hingga Asian Games 2018 berakhir pada tanggal 2 September 2018.

Jalan tersebut berada di sekitar Wisma Atlet Kemayoran dan venue pertandingan, antara lain Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Velodrome Pulogadung, Pantai Marina Ancol, JIExpo Kemayoran dan Lapangan Simprug.

"Jalur yang ditetapkan perluasan Ganjil Genap adalah lintasan atlet dari Wisma Atlet Kemayoran hingga venue. Tujuannya mengurangi volume kendaraan sehingga waktu tempuh setengah jam tercapai," ungkapnya dihubungi pada Kamis (28/6/2018).
Terkait hal tersebut, pihaknya telah menetapkan petugas di seluruh jalan yang termasuk dalam perluasan Ganjil Genap maupun rute alternatif.
"Imbauan kepada masyarakat agar dapat mencermati jalan-jalan mana saja yang termasuk perluasan Ganjil Genap, menaati rambu dan arahan petugas di lapangan," jelasnya.


Berikut ruas jalan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas Ganjil Genap Asian Games 2018 :
1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH. Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Jalan Sisingamangaraja
5. Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan - simpang Slipi)
6. Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi - simpang Tomang)
7. Jalan MT Haryono (simpang UKI - simpang Pancoran - simpang Kuningan)
8. Jalan HR Rasuna Said
9. Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda - simpang Kalimalang - simpang UKI)
10. Jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis - simpang Pemuda)
11. Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb - Kupingan Ancol)
12. Jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini - Bundaran Metro Pondok Indah - simpang Pondok Indah - simpang Bungur - simpang Gandaria City - simpang Kebayoran Lama)
13. Jalan RA Kartini.
Adapun rute alternatif atau pengalihan uji coba perluasan pembatasan lalu lintas Ganjil Genap tersebut antara lain :
1.Dari arah Timur
- Jalan Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba Raya – Jl. Matraman -
dan seterusnya.  
- Jl. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika - dan seterusnya.
2. Dari arah Utara
- Jl. RE Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung
Sahari - dan Seterusnya
- Jl. S Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Suryo Pranoto/Jl. Cideng - dan
seterusnya.
3. Dari arah Selatan
- Jl. Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl.
Saharjo - dan seterusnya.
- Jl RA Kartini – Jl. Ciputat Raya – dan seterusnya

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru