SUMUT

NASIONAL

Bursa Inovasi Desa : Datang, Komit, Tiru dan Maju

Sabtu, 24 November 2018 | 15.36 WIB
Kali Dibaca |

Wabub Labusel Drs Kholil Jufri Harahap menghadiri acara Bursa  Desa.
Labusel-metrokampung.com
Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) melalui wakilnya Drs Kholil Jufri Harahap hari ini Rabu, (21/11) datang untuk menghadiri acara Bursa Inovasi Desa dengan bertemakan Datang, Komit, Tiru dan Maju. Acara tersebut digelar di gedung Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK) Kotapinang.

Kegiatan tersebut turut juga dihadiri oleh Konsultan Bursa Desa Dari Provinsi Sumatera Utara Eko Syahputro, Para Asisten Pemkab Labusel, beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Labusel, Camat se Kabupaten Labusel, seluruh Kepala Desa se Kabupaten Labusel, seluruh BPD se Kabupaten Labusel dan seluruh LKMD se Labusel, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM dan Insan Pers.

Kepala Dinas Pembinaan Desa Labusel Ahmad Syukri Harahap dalam kata sambutan dan laporannya melaporkan jika kegiatan tersebut sesuai dengan dasar Undang-undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Pendamping Desa, yang mana diantara beberapa point termasuk Peningkatan Desa Tertinggal, kemudian Renovasi Desa sesuai peran para pendamping desa lainnya.

Di lain kesempatan, Kosultan Wilayah 1 Sumatra Utara, Gunawan, dalam penyampainnya memaparkan jika lahirnya Undang-undang No. 14 Tahun 2016 Tentang Dana Desa kegunaannya agar para kepala desa mempunyai dana untuk membangun desa. Karena di setiap desa masing- masing tentu mempunyai potensi untuk dikelola oleh masyarakat melalui Bursa Desa atau Bumdes.

“Maka para kepala desa harus dapat melakukan peningkatan sumber daya masyarakatnya, budaya dan sosial untuk tata cara penggunaan Dana Desa,” jelas Gunawan, di acara tersebut.

Selanjutnya, Wakil Bupati Labusel Kholil Jufri Harahap dalam kata sambutannya mengucapkan atas nama pemerintahannya memohon maaf atas ketidak hadiran seluruh pimpinan OPD yang seharusnya hadir pada Acara Bursa Inovasi Desa tersebut.

Kholil menjelaskan, bahwa ketidakhadiran beberapa pimpinan OPD tersebut dikarenakan ada 3 agenda acara yang akan dihadiri di kantor Bupati, yakni acara Infokom, rapat di DPRD Kabupaten Labusel dalam pembahasan APBD serta Bursa Inovasi Desa.

“Jadi kami harapkan kepada semua pendamping desa baik di Kabupaten, Kecamatan dan Desa, tadi kita sudah lihat pemutaran Video yang desanya bisa memanfaatkan potensi yang ada didesa. Kemudian saya minta pada semua kepala desa, agar bekerja sama dengan OPD, karena sudah saya pantau sebanyak 52 desa yang ada, hanya 20 desa yang bisa bekerja sama,” ujar Kholil.

“Karena sudah ada kepala desa dan OPD pernah bermasalah, sehingga Bupati turun tangan. Saya minta para kepala desa jangan coba-coba menyelewengkan Dana Desa,” ucap Kholil.

“Arahan dari Presiden agar ADD tersebut kalau bisa jangan dibelanjakan di Kabupaten, harus di desa itu sendiri dibelanjakan, agar perputaran uang di desa tersebut tetap bertahan. Maka sekali lagi saya minta kepada para Kades, agar tidak bermain-main dengan ADD,” jelas Kholil.

Kemudian di sesi terakhir, Wakil Bupati Labusel terlihat memukul gong menandakan pembukaan Bursa Inovasi Desa telah resmi dibuka dan sekaligus memantau posko ruang Bursa A, Bursa B, Bursa C. (TM/Oen/mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru