SUMUT

NASIONAL

Cuaca Ekstrim, 1 Pekerja Jalan Lagan Pagindar Tewas 3 Luka-luka Akibat Tertimbun Longsor

Sabtu, 10 November 2018 | 22.15 WIB
Kali Dibaca |


Pakpak Bharat-metrokampung.com
Cuaca ekstrim dalam 2 minggu terakhir di Kabupaten Pakpak Bharat mengakibatkan rawan longsor di sepanjang jalan, khususnya jalan menuju Lagan Pagindar yang saat ini dalam tahap pekerjaan, terjadinya tebing longsor yang mengenai camp (penginapan) para pekerja di sekitaran tebing jalan, pada hari Sabtu (10/11)sekira pukul 03.00 Wib tepatnya di Lae Karambagen, Dusun Lagan Desa Simervara Kecamatan Kabupaten Pakpak Bharat mengakibatkan tewasnya 1 orang pekerja dan 3 orang luka ringan.

Kapolsek Kota Salak AKP Jhon Petrus Sembiring menjelaskan pada metrokampung.com memang benar telah terjadi longsornya tebing jalan Lagan Pagindar mengakibatkan 1 tewas dan 3 luka ringan, saat ini korban tewas telah di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan 3 korban lagi sedang dimintai keterangan di Mapolres Pakpak Bharat, berikut nama identitas korban dan saksi saksi yang selamat:
 1. Kurniadi Syaputra ( 45 thn, Batang Kuis, Medan)
2. Bayu Azhari (22 thn, Batang Kuis, Medan)
3. Johanes Atianza ( 30 thn, Krakatau Ujung, Medan )
4. Heri Purwanto ( korban meninggal/laki laki 34 thn alamat Dusun V Sidokleksono Kelurahan Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang).


"Situasi sepanjang malam hujan deras, yang mana camp penginapan para pekerja proyek pembangunan jembatan Lae Karambagen tersebut sangat dekat dengan tebing dan aliran sungai Lae Kombih, kemudian terjadi longsor dengan tiba tiba lalu menimpa 4 korban, yang mana 3 orang mengalami Luka ringan, 1 orang meninggal ditempat dengan posisi tertimbun terbujur kaku," ujar Kapolsek di RSUD.


"Banyak luka memar mulai dari kepala hingga kaki, di duga disebabkan hantaman benda tumpul, saat ini kita sudah selesai melakukan visum dan hasilnya, memang korban tertimbun tanah yang longsor , saat ini kita sudah berupaya menghubungi pihak keluarga , semua fasilitas akan kita kerahkan untuk menghantarkan jenazah ke rumah korban," ujar dr. Elysa Barus di RSUD.(vikram/mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru