PADANGSIDIMPUAN, Metrokampung.com
Calon pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Krida Manunggal Budaya (KMB) Sumatra Utara Padangsidimpuan menjalin kolaborasi strategis dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) Kota Padangsidimpuan. Kolaborasi tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Kunjungan tersebut dihadiri bakal calon pengurus KMB Padangsidimpuan, yakni Wahyu Diyono, S.Pd., Gr., Syahril Afandi, S.Pd., dan Khautsar Junandar.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Program Studi PGSD IPTS, Dr. Nurbaiti Makhas, S.Pd., M.Pd.
Dalam pertemuan itu, Wahyu Diyono menyampaikan visi KMB Sumut yang menitikberatkan pada semangat kebersamaan serta pelestarian nilai-nilai luhur budaya.
Ia menjelaskan bahwa KMB membuka ruang kolaborasi lintas etnis dan institusi pendidikan, khususnya dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event budaya di Kota Padangsidimpuan.
Menanggapi hal tersebut, Dr. Nurbaiti Makhas menyambut baik inisiatif KMB.
Ia menilai kehadiran organisasi kebudayaan tersebut menarik dan relevan dengan tantangan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi, terutama dalam melibatkan peran generasi muda.
Pada kesempatan itu, Dr. Nurbaiti juga menyatakan kesiapan pihak Prodi PGSD IPTS untuk membangun komunikasi dan kerja sama lebih lanjut. Bentuk dukungan yang ditawarkan meliputi kolaborasi kegiatan budaya, arahan akses dana hibah, dukungan fasilitas, serta kerja sama teknis lainnya yang dibutuhkan organisasi.
“Kami sangat mendukung kehadiran KMB di Padangsidimpuan. Harapan saya, wadah ini dapat berbuah kesuksesan dan menjadi inspirasi bagi pelestarian etnis budaya di wilayah kita,” ujar Dr. Nurbaiti.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk segera menindaklanjuti poin-poin kerja sama yang telah dibahas, sebagai langkah awal memperkuat sinergi pelestarian budaya di Kota Padangsidimpuan. (Tim KMB/Lubis/MK)
