SUMUT

NASIONAL

Usulan Penganggaran Dana Intensif Untuk Tenaga Kesehatan Tanjungbalai Ricuh

Selasa, 27 November 2018 | 15.18 WIB
Kali Dibaca |


Tanjungbalai-Metrokampung.com
Ratusan Masa yang tergabung dalam aliasi Forum Tenaga Kesehatan Kota Tanjungbalai kembali menggelar aksi unjuk rasa yang ke 2 (dua) di Kantor DPRD Kota Tanjungbalai Senin (26/11/2018). Setelah pada Jumaat yang lalu (23/11/2018) masa Tenaga Kesehatan menggelar aksi yang sama di Kantor Walikota Tanjungbalai.

Pada aksi tersebut para Tenaga Kesehatan mendesak agar Pihak Pemerintah Kota Tanjungbalai menyetujui usulan  dana Intensif untuk para medis yang dibahas pada sidang banggar di DPRD Kota Tanjungbalai tadi malam, yang sempat mengalami kericuhan.

Kericuhan berawal saat sidang sempat diskors karena Asisten  1 Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung, S.STP, M.Si. yang tidak berani memasukkan  dana intensif tersebut untuk tahun 2019 dan harus berkoordinasi dengan pihaknya dan dinas terkait.

Setelah kondisi aman sidang kembali dilanjutkan setelah kehadiran Sekda Kota Tanjungbalai Halmayanti, SH, sidang kembali alot dikarenakan sekda yang mewakili pemerintah kota (Walikota Tanjungbalai) menolak untuk menganggarkan dana intensif untuk paramedis ditahun 2019 dengan alasan yang tidak jelas hingga menyebabbkan terjadinya adu mulut dengan panitia banggar DPRD yang bersikeras mendesak Pemko Tanjungbalai menganggarkan intensif tersebut.

Kejadian tersebut sontak membuat Paramedis yang melakukan aksi dari pagi hingga pukul 00:35 WIB tadi malam terpancing emosi atas sikap SEKDA (yang mewakili Pemko / Walikota) Sekda yang tetap bersikukuh menolak anggaran tersebut dimasukkan.


Akibat hal tersebut para Tenaga Kesehatan mengutuk keras atas sikap dari SEKDA Kota Tanjungbalai yang tidak berkenannya memperjuangkan nasib para Tenaga Kesahatan yang ada di Kota  Tanjungbalai, hingga suasana sidang banggar sempat terhenti sejenak lantaran ungkapan kekesalan dan kekecewaan para Tenaga Kesehatan tersebut berlangsung didalam ruangan.

Nazmi Hidayat salah satu penggiat sosial yang ada di Kota Tanjungbai saat di temui awak media menyampaikan "sangat menyayangkan atas sikap Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui SEKDA malam tadi yang tidak peduli dengan nasip Tenaga Medis di Kota Tanjungbalai Khususnya yang masih magang terkait perihal memperjuangkan nasib paramedis".

Saya pribadi hanya dpat mengucapkan TURU BERDUKA CITA YANG SEDALAM DALAM NYA ATAS MATINYA HATI NURANI PEMERINTAH KOTA TANJUNGBALAI yang TETAP CONGKAK terhadap PENDERITAAN PARAMEDIS. (Pungkas Danu/mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru