PARIWISATA

NASIONAL

Satu Malan Sisir Sungai Aek Tapian, Suryani Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Desember 2018 | 00.09 WIB
Kali Dibaca |

Labura-metrokampung.com
Suryani Pasaribu (40) warga dusun Aek Tapian Desa Siamporik kecamatan Kualuh Selatan kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) korban hanyut ditemukan meninggal dunia, Kamis (13/12).

Informasi yang di himpun, Suryani bersama anaknya pulang dari ladang di belakang rumah/ tempat tinggalnya, Rabu (12/12) keseharian Suryani bersama anak melintasi sungai Aek Tapian seperti biasa di sore hari, hari naas Rabu sore jelang magrib air naik /bertambah korban bersama anaknyapun menyeberangi sungai Aek Tapian, seketika itu di duga Suryani tergelincir di bebatuan dalam sungai dan hanyut terbawa arus, anaknya  yang telah sampai ke daratan terlebih dahulu dan mengetahui orang tua terbawa arus langsung menjerit dan meminta tolong, warga yang mendengar jeritan minta tolong berlari ke TKP dan mengetahui bahwa Suryani hanyut terbawa arus, satu malam warga melakukan pencarian hingga 4 KM menyisir ke hilir sungai dan hingga esok hari nya (Kamis 13/12) sekitar pukul 08.20 wib korban ditemukan 2 km dari lokasi awal /TKP dan kondisi korban sudah meninggal dunia dan sudah dalam proses fardhu kifayah di rumah duka daerah Tapian Desa Siamporik.

Kepala desa Siamporik Sahat mengatakan," iya hanyut semalam sore jelang magrib pulang dari ladang bersama anaknya dan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemungkinan mereka ke ladang pada pagi hari air nya masih belum deras namun pada sore hari arus sungai bertambah deras dan korban  tergelincir di sungai itu dan hanyut terbawa arus sungai aek tapian," kata Sahat.
Sementara itu kapolsek Kualuh Hulu AKP Asmon Bufitra membenarkan orang hanyut dan di temukan telah meninggal dunia,"anggota saya masih di sana ikut mengevakuasi korban," kata Kapolsek. (stjg/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru