PARIWISATA

NASIONAL

Aktivitas Judi Togel Kim dan Narkoba Resahkan Warga Kualuh Leidong, Polisi Diminta Jangan Tutup Mata

Selasa, 29 Januari 2019 | 21.53 WIB
Kali Dibaca |


Kualuh Leidong-metrokampung.com
Maraknya aktivitas Judi Togel Kim dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labura saat ini cukup meresahkan masyarakat setempat. Pasalnya, tindakan kriminalitas seperti pencurian, perampokan semakin tinggi dampak dari aktivitas judi Togel Kim dan Narkoba didaerah tersebut.


"Kita sangat prihatin melihat aktivitas maksiat seperti judi Togel Kim dan Narkoba di Leidong ini tak kunjung bisa diberantas. Padahal, akibatnya sangat berdampak negatif bagi masyarakat. Salah satu dampaknya yaitu tindakan kriminalitas juga ikut meningkat. Hal itu dikarenakan para pelaku maksiat ingin membutuhi kebutuhan mereka sehingga berbagai macam cara akan dilakukan, " ucap Abu Sofyan Ketua Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kualuh Leidong saat diwawancarai metrokampung.com, Selasa (29/1).


Oleh karena itu diharapkannnya kepada para institusi terkait dalam hal ini kepolisian setempat bisa lebih giat dalam memberantas aktivitas maksiat didaerah tersebut. "Kami dari organisasi pemuda remaja masjid sangat mendukung kepolisian dalam hal ini Polsek Kualuh Hilir agar lebih lagi memberantas aktivitas maksiat di Leidong ini. Bila diperlukan, kami siap turun bersama polisi untuk memberantasnya, " tegas Abu yang prihatin melihat kondisi didaerah tersebut.


Informasi dihimpun metrokampung.com, aktivitas judi Togel Kim serta penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Kualuh Hilir yang meliputi Kecamatan Kualuh Leidong saat ini masih terbilang cukup marak. Untuk judi Togel Kim sendiri masih mudah dijumpai diwarung warung seperti di Jalan Masjid Tanjung Leidong, di Desa Air Hitam, Desa Teluk Pulai, Blok 2 Desa Simandulang hingga di Kualuh Hilir. Transaksi judi itu tergolong cukup terselubung karena  hanya menggunakan pesan singkat jika bertransaksi.


Sementara untuk transaksi peredaran narkotika didaerah itu memang sulit untuk bisa dijumpai secara kasat mata, namun dari pengakuan masyarakat setempat, peredaran narkotika saat ini sudah cukup meresahkan khususnya bagi para orang tua karena khawatir anak-anak didaerah itu akan menjadi korban peredaran narkotika.


"Untuk peredaran narkotika kian marak didaerah ini. Anehnya dan menjadi pertanyaan warga, kenapa aparat kepolisian tidak bisa memberantas nya sehingga terkesan seperti tutup mata. Memang para pelaku peredaran narkoba itu tidak bisa kita ketahui, namun kami melihat para pemakai narkotika masih bisa menikmatinya. Akibatnya, tindakan kriminal semakin meningkat. Warga sering mengalami pencurian tabung gas hingga barang berharga lainnya, dan yang lebih parahnya batu bata pun dicuri. Hal ini dampak dari peredaran narkotika itu, " ucap Ulul Usman Ketua Forum Pembaharuan Kebangsaan Kecamatan Kualuh Leidong.


Oleh karena itu sambungnya, ormas lainnya beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat dalam waktu dekat ini akan mengadakan musyawarah terkait permasalahan narkotika didaerah tersebut. "Kita berharap kepolisian lebih serius untuk memberantas segala aktivitas yang meresahkan masyarakat khususnya narkoba ini. Sudah sangat meresahkan dan saat ini sudah banyak generasi muda daerah ini jadi korban. Kita juga dalam waktu dekat ini akan mengambil sikap dalam memberantas narkoba di Kualuh Leidong ini." pungkasnya.


Menanggapi keresahan masyarakat itu, Kapolsek Kualuh Hilir AKP Syahrul saat dimintai keterangannya menyebutkan bahwa pihaknya siap memberantas aktivitas judi Togel Kim serta peredaran narkotika diwilayah hukumnya.


"Tentang kasus judi tetap kita laksanakan lidik bentuk permainan judinya. Kasus narkoba sudah kita ungkap minggu kemarin TKP Pangkalan Lunang sebagai pemakai dan sudah kita serahkan ke Sat Narkoba Polres Labuhan Batu. Namun demikian agar masyarakat tetap mengawasi keluarga jangan berteman sama pengguna atau pengedar. Kalau ada info yang akurat mohon diberitahu pihak Polsek. Mari kita perangi narkoba, tanpa bantuan masyarakat pihak Polri tidak akan bisa maximal untuk melaksanakan tugasnya, " sebut Kapolsek melalui pesan Whatsapp nya. (laban/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru