PARIWISATA

NASIONAL

Bupati Batubara Ajak Warga Berfikir Positif

Sabtu, 02 Februari 2019 | 00.18 WIB
Kali Dibaca |

Bupati Batubara Ir. Zahir, MAP.

Batubara - Metrokampung.com
Bupati Batubara Ir. Zahir, MAP yang baru pertamakali menghadiri kegiatan MTQ di tingkat kecamatan   mengajak warga yang hadir agar selalu berfikir positif agar  terhindar dari hal-hal negatif yang tidak diinginkan.

Demikian ajakan Bupati pada pembukaan MTQ dan Festival Nasyd tingkat Kec. Lima Puluh Pesisir tahun 2019, Jumat (01/02/2019) petang   di halaman kantor Camat Lima Puluh Pesisir di Desa Perupuk Kec. Lima Puluh Pesisir.

Pada pembukaan MTQ dan Festival yang diikuti 11 desa dari 13 desa di Kec. Lima Puluh Pesisir,   Bupati juga mengajak semua warga saling menjaga warga Batubara serta menjaga Kabupaten Batubara.


Terkait gelaran Pemilu 2019 Bupati meminta agar masyarakat Batubara  jangan mudah terhasut dan  jangan  percaya informasi yang tidak jelas.
"Jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas. Selidiki dahulu sebelum menerimanya," pinta Bupati.

Bupati berharap masyarakat Batubara harus kompak. Sebagaimana telah diketahui Presiden  telah mengeluarkan keputusan pengangkatan guru K2 menjadi P3K yang menerima gaji sama dengan guru ASN hanya saja tidak punya hak pensiun.

Dikatakan Zahir, pemimpin harus mampu menyelesaikan permasalahan atau konflik.

Sebagai contoh disebutkan Bupati, Pemkab Batubara telah mengutus H. Darius, SH. MH  untuk menyelesaikan masalah hukum 6 nelayan warga Batubara di negara tetangga.

 "Saya sudah tugaskan Darius untuk menyelesaikan masalah 6 nelayan yang ditahan di Malaysia akibat terombang-ambing di laut usai dirampok," jelas Zahir membuktikan pemimpin harus mampu menyelesaikan konflik.

"Tadi saya sudah diberitahu Darius bahwa 6 nelayan tersebut dalam proses pulang ke tanah air. Sekarang sedang diurus seluruh dokumen yang diperlukan," terang Zahir yang mendapat aplaus gemuruh dari warga.

Ditambahkan Bupati, kedepan ini seluruh warga Batubara yang bermasalah dengan hukum di luar negeri akan  dilakukan pembelaan dan penjemputan.

"Itu sudah merupakan tugas pemerintah. Sebelumnya sudah 2 kali warga yang bermasalah kita jemput dari negara tetangga," tuturnya.

Menyinggung kegiatan MTQ dan Festival Nasyd yang digelar Kecamatan Lima Puluh Pesisir diingatkan Bupati agar tidak terjadi persaingan.

Ini bukan persaingan namun suatu perlombaan dengan menjunjung tinggi norma-norma keagamaan.
"Silahkan berlomba tapi jangan sampai antar kades kelak terjadi ketidaksenangan," pungkas Bupati.

Sebelum peresmian pembukaan MTQ dan festival Nasyd yang ditandai dengan pemukulan beduq,  masyarakat Kecamatan Lima Puluh memberi upah-upah kepada Zahir.

Demikian pula melepas Bupati dan rombongan yang akan meninggalkan acara, digelar atraksi pencak silat dari MTs Kedai Sianam.

Turut hadir pada acara tersebut pengurus Alwasliyah Propinsi Sumatera Utara H. Darius, SH. MH, Camat Lima Puluh Pesisir Lukman, SH , Kapolsek Lima Puluh AKP Jhoni Andries, Danramil 03 Lima Puluh Kapten Marpaung, Ka KUA Lima Puluh, Kades, dan Kepala Sekolah/Madrasah. (ebson ap/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru