SUMUT

NASIONAL

Diduga Markup APBD 2017, Asmara Desak Wali Kota Copot Kadiskominfo Tanjungbalai

Selasa, 19 Maret 2019 | 19.12 WIB
Kali Dibaca |

UNJUK RASA : Aliansi Mahasiswa Merdeka (Asmara) saat berunjuk rasa mendesak Wali Kota HM. Syahrial agar mencopot Kadis Kominfo Tanjungbalai karena diduga Markup APBD 2017, di Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (19/3). 

Tanjungbalai-metrokampung.com
Diduga Markup APBD 2017 lalu, Aliansi Mahasiswa Merdeka (Asmara) mendesak Wali Kota HM. Syahrial untuk mencopot Kadis Kominfo Tanjungbalai. Desakan itu disampaikan Asmara saat berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (19/3).

Dalam orasinya, Asmara menyebutkan bahwa telah terjadi dugaan Markup bahkan fiktif anggaran ditubuh dinas Kominfo yang diduga mengakibatkan kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah yaitu pada kegiatan program peningkatan sarana prasarana kendaraan dinas, pengadaan Mobiler, penyebaran informasi pembangunan daerah, koordinasi dan pengawasan radio.

"Diskominfo tertutup atas informasi yang kami pertanyakan membuktikan tidak koperatifnya Kadis Kominfo karena diduga sebagai aktor intelektual atas indikasi dugaan Markup ditubuh dinas tersebut," ucap Vicki orator aksi.


Oleh karena itu didesak agar segera Wali Kota mencopot Kadis Kominfo dan juga mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan proses hukum terhadap temuan pihaknya.

Amatan dilapangan, saat didepan kantor Kominfo Tanjungbalai, pengunjuk rasa ditemui perwakilan staf Kominfo yang berjanji akan menyampaikan perihal dugaan markup itu kepimpinannya. Kemudian pengunjuk rasa membubarkan diri sambil berjanji akan turun kembali jika janji itu tidak dipenuhi. (RS/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru