SUMUT

NASIONAL

FESTIVAL BUNGA DAN BUAH 2019 Geliat Event Disekitar Lokasi Pagelaran Belum Terlihat, Onggokan Sampah Masih Dibiarkan

Sabtu, 01 Juni 2019 | 16.22 WIB
Kali Dibaca |

Walau Event Wisata Tingkat Nasional semakin dekat, namun onggokan sampah tetap dibiarkan instansi tetkait.

KARO – METROKAMPUNG.COM
Perhelatan event tahunan dalam upaya meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke  Sumatera Utara khususnya Tanah Karo yang bertajuk  Festival  Bunga dan Buah 2019 yang berlangsung selama 3 hari, Jumat hingga Minggu  (5 - 7) Juli akan digelar di areal Taman Mejuah-juah Berastagi.

Inilah kegiatan sekaligus agenda rutin Pemkab Karo walau tidak konsisten dilaksanakan setiap tahunnya namun sudah masuk pada kalender  event wisata nasional ini diharapkan berlangsung dengan  meriah dengan nuansa yang lebih semarak. Hal ini tentunya selain untuk lebih memperkenalkan  daerah tujuan wisata (DTW)  kepada masyarakat luar daerah Sumut,  kedatangan turis  juga diharapkan sebagai pendongkrak PAD Kabupaten Karo.



Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan  ke dataran Tinggi Karo sekaligus memberi kesan ingin tinggal berwisata (stay,red), dibutuhkan keseriusan pemerintah daerah dalam pengelolaan objek wisata serta sarana-prasarana penunjang infrastruktur , terkhusus menjelang pelaksaan event akbar yang menyedot anggaran APBD sebesar 600 juta rupiah.
“Selain pembenahan sarana fisik, pengelolaan sampah yang baik, juga  harus berjalan seiring untuk mendorong industri pariwasata.  Objek wisata  yang indah dan tertata dengan baik disertai even yang meriah, tentunya kurang berkesan dengan sampah yang bertumpuk. Apalagi berserakan dan menimbulkan bau. Namun sejauh ini masih banyak sampah yang dijumpai tidak pada tempatnya,” ujar  sejumlah warga Berastagi kepada awak media, Sabtu (1/6/2019) sekira pukul 13.00.wib
Disamping sampah rumah tangga, sampah buangan bangunan juga terlihat menumpuk disekitar jalanan menuju puncak Gundaling tepatnya di simpang Sinabung Resort Hotel Berastagi.

“Belum lagi semak belukar disepanjang jalan yang menutupi badan trotoar, sampah timbunan limbah bangunan juga sudah lama dibiarkan begitu saja,”ungkap Joni Sembiring warga jalan Perwira Berastagi.

Sebelumnya, Kadis pariwisata Pemkab Karo, Mulia Barus, didampingi Kabid Pengembangan Pemasaran, Bartholomeus Barus, kepada wartawan mengatakan pihaknya akan berkejasama dengan lintas Organisasi Perangkat  Daerah (OPD) sesuai Tupoksi masing-masing dalam mensukseskan acara.  Termasuk persiapan pengelolaan kebersihan Kota Berastagi, khususnya kawasan sekitar even, dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Pemkab Karo.(amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru