SUMUT

NASIONAL

Jangan Lagi Terjadi, Wartawan/ LSM Didorong dan Diusir Saat Melakukan Konfirmasi

Minggu, 28 Juli 2019 | 19.07 WIB
Kali Dibaca |

Bersahabat : Kepala Desa Pantai Cermin, Komeri Edi saat duduk berdampingan dengan wartawan, Budi Zulkifli, dengan semangat persahabatan, Jumat (26/7).

Langkat, Metrokampung.com
Baru- baru ini, masyarakat Kabupaten Langkat dihebohkan dengan beredarnya video ‘perselisihan’ antara Kepala Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tg. Pura, Komeri Edi dengan 2 orang wartawan/ LSM.  Bahkan, ke-2 wartawan/ LSM itu tampak sempat didorong dan diusir dari kantor Desa tersebut.

Nah, menyikapi hal tersebut, Kepala Desa Pantai Cermin, Komeri Edi mengaku sangat menyesalkan peristiwa tersebut, sebab peristiwa itu memang seharusnya tidak perlu terjadi.

“ Ya, malu kami, bang, tapi mau bagaimana lagi karena bagaimana pun juga peristiwa itu memang sudah terjadi. Namun, semua itu didorong oleh sikap mereka yang arogan, bang,” ujarnya kepada MetroKampung, Jumat (26/7).

Lebih lanjut dia pun menjelaskan, mereka datang dan langsung konfirmasi untuk mempertanyakan tentang penggunaan Dana Desa di Desa Pantai Cermin. Kami sudah jelaskan semuanya, tapi mereka malah meminta kami untuk menunjukkan semua berkas terkait dengan penggunaan Dana Desa itu, termasuk meminta kami untuk menunjukkan RAB-nya.

“ Yah, keterlaluanlah, bang, memangnya mereka itu siapa. Jadi, ya secara spontan mereka pun diusir keluar kantor. Seharusnya kan tidak seperti itu.  Wartawan juga ada kode etiknya, bang.  Jadi, kalau pun mau konfirmasi dan meminta data, ya yang sopan, santun dan saling menghormati.  Kalau sudah dijelaskan ya sudah, jangan main paksa begitu,” ujarnya.

Walaupun begitu, Komeri Edi mengaku menyesal dan tidak malu untuk menyampaikan ucapan permintaan maaf. Lebih lanjut dia pun menegaskan siap untuk bermitra dengan para wartawan.

“Ya, selama ini juga tidak ada masalah kok, bang.  Saya tetap ‘terbuka dan ramah’ dengan rekan- rekan wartawan.  Karena itu, setelah peristiwa ini saya pun siap untuk ‘duduk bersama’ lagi dengan mereka.  Saya pun tahu kok, tidak ada manusia yang sempurna.  Jadi, pasti ada yang salah dan kurang, tapi maunya rekan- rekan wartawan dan LSM  juga jangan hanya mencari kesalahan orang saja,” ujarnya sambil tersenyum.

Yah, mitra yang baik itu adalah mitra yang sopan, ramah, bersahabat dan suka mengingatkan.  Jadi, kita tentu berharap agar peristiwa seperti itu tidak lagi terjadi di kemudian hari, sehingga tidak ada lagi wartawan yang didorong dan diusir saat melakukan konfirmasi.  (BD/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru