SUMUT

NASIONAL

KADES SI SUMUT SUGIONO: WAH..KETERANGAN MANAGER BUMDes RENTY, BERLEBIHAN

Senin, 29 Juli 2019 | 20.18 WIB
Kali Dibaca |

Renty Manager BUMDes memberikan penjelasan pada awak media tentang kapasitasnya sebagai manager Bumdes.

Labusel, Metrokampung.com
Kepala desa si Sumut Sugiono nyatakan pernyataan manager BUMDes (Renty-red) terkait interpensinya dalam hal transparansi informasi pelaksanaan Bumdes di desanya terlalu berlebihan.

Hal tersebut disampaikannya via wash App setelah komfirmasi awak media terkait pernyataan manager BUMDes pada pemberitaan yang diunggah media, Senin (29/7/2019).

"Wasalam pak, masalah Bumdes kita serahkan sepenuhnya oleh pengurus Bumdes, saya tidak terlalu mencampuri pelaksanaanya, tetapi saya control laporan akhir bulannya dan kendala-kendala di lapangan. Wah, berlebihan kali itu pak, saya tak pernah memberikan amanah seperti itu pada Bumdes, tetapi jika bapak percaya ya itu hak orang bapak," jawab Sugiono via wash appnya.

Ansari Tambak selaku pemerhati sosial Ampera.

Menyikapi penjelasan manager BUMDes yang bertolak belakang dengan penjelasan yang disampaikan Sugiono sebagai Kepala Desa, Ansari Tambak selaku pemerhati sosial Ampera (Aliansi Masyarakat Pemerhati Repormasi) menduga perjalanan Bumdes tidak berjalan semestinya.

"Dengan adanya upaya saling menuding merupakan satu dasar bagi Inspektorat untuk melakukan audit perjalanan Bumdes desa si Sumut  tidak menutup kemungkinan dalam keadaan tidak sehat," paparnya Ansari.

"Terkait hal bertolak belakangnya kepala desa selaku pengawas dengan manager bumdes selaku pelaksana dapat diduga bahwa telah terjadi kelemahan dalam pembinaan/sosialisasi oleh PMD (Pemberdaya Masyarakat Desa) dalam penggunaan dana desa," tandasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya bahwa manager Bumdes mengaku tidak dapat memberikan informasi terkait perjalanan Bumdes yang dikelolanya.

"Saya tidak tau berapa jumlah dana yang dimanfaatkan untuk simpan pinjam sejak tahun 2017 dan 2018 serta perkembangannya.Memang kalau masyarakat meminjam uang memberikan berupa jaminan seperti BPKB Kenderaan/Surat Tanah," terang Renti Tampubolon.

Lebih lanjut dijelaskannya lagi pada komfirmasi awak media saat itu, manager Bumdes mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan informasi terkait usaha desa yang dipimpinnya, harus melalui izin kepala desa," tambahnya.

"Saya tidak dapat memberikan keterangan, Pak kades tidak meperbolehkan kami menjelaskan tentang bumdes, kalau ingin tau perkembangan bumdes sama kepala desa pak," tandasnya.(MK/R.Fajar Sitorus)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru