SUMUT

NASIONAL

Selain Menikami Perut, Tompel Juga Membalok Kepala Paman Hingga Otak Berceceran

Kamis, 25 Juli 2019 | 02.26 WIB
Kali Dibaca |

Tompel, yang tega membunuh pamannya kandung saat diamankan di Polsek Dolok Masihul

Sergai - metrokampung.com
Motif pembunuhan yang dilakukan Ari Hartomo alias Tompel (22), terhadap pamannya Sugeng (55) warga Dusun 13 Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi Kabupaten Sergai,terungkap. Pelaku ternyata sakit hati dan kesal kepada korban.

"Jadi, motif keponakan bunuh paman karena sakit hati saja," ungkap Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai AKP Hendro Sutarno, Rabu (24/7/2019) malam.

Hendro menjelaskan bahwa korban yang kesehariannya berprofesi sebagai petani ini adalah paman yang selama ini dirawat oleh tersangka. Namun ternyata tersangka selama ini sudah tidak senang disuruh merawat korban, tapi tetap dilakukannya.

"Tadi pagi sebelum kejadian,si korban ini memanggil tersangka dengan nada suara yang keras. Tersangka merasa tersinggung. Karena sudah manggilnya keras sambil marah-marah pula," urai Hendro, Selasa (24/7/2019).

Hendro menambahkan bahwa karena selama ini sudah terpendam sakit hatinya itu serta ketidaksukaannya untuk merawat korban.

"Sehingga dia ambil pisau dan ditikamnya perut korban dan diambilnya balok dan dipukulnya kepala korban beberapa kali sampai pecah dan otaknya berceceran," beber Hendro.

Masih kata Hendro, tersangka saat ini masih diamankan di Polsek Dolok Masihul. Selanjutnya akan di tarik ke Polres untuk ditangani.

"Tersangka bakal dijerat pasal berlapis 340 dan 338. Dengan ancaman maksimal hukuman mati," tegas Hendro.

Sebelumnya diberitakan, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang tetangga korban bernama Tusiwon (64), yang melihat posisi jasad korban dalam kondisi telungkup.

Sebelum mendatangi rumah korban, saksi mendengar ada ribut-ribut dari arah rumah korban.

Awalnya saksi menghiraukan keributan itu, namun keributan semakin menjadi sehingga dia kemudian mendatangi rumah korban.

Setibanya di rumah korban, dia melihat korban sudah telungkup dengan kondisi mengalami batok kepala pecah serta otak berceceran di lantai dan dinding.

Saat itu juga, pelaku langsung kabur, sedangkan saksi Tusiwon langsung melaporkan kejadian ini ke warga lainnya. Kemudian warga setempat, melaporkan peristiwa itu Polsek Dolok Masihul. Polisi yang menerima laporan langsung datang menuju lokasi. (fit/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru