SUMUT

NASIONAL

TERNYATA SETELAH TIGOR TIADA, PENERANGAN JLN ADAM MALIK GELAP GULITA

Selasa, 30 Juli 2019 | 00.34 WIB
Kali Dibaca |

Kondisi jalan By Pass Rantauprapat saat ini yang gelap tanpa lampu jalan yang telah diprogramkan di masa Tigor P Siregar.

Labuhanbatu, Metrokampung.com
Tak dapat dipungkiri ketika dr Tigor Panusunan Siregar memimpin Kabupaten Labuhanbatu sebagai Bupati mencanangkan pengadaan penerangan jalan By Pass Jalan Adam Malik terang benderang antisipasi rawan kecelakaan dan rawan tindak kejahatan terbukti dapat terealisasi secara maksimal, namun kini program yang menggunakan keuangan negara mencapai Rp 4 milyar tersebut hanya isapan jempol belaka.

Pasalnya dari pergantian kepemimpinan kabupaten hal yang dirancang tersebut tidak dapat dipertahankan secara baik oleh pemimpin setelahnya. Entah apa kendala dalam realisasi melanjutkan program tersebut, nyatanya kondisi jalan by pass tersebut tidak lagi dapat sesuai rancangan meski sudah menghabiskan biaya yang cukup besar.


Menyikapi kondisi tersebut seorang warga yang tidak ingin dituliskan identitasnya, berdomisili di Jalan Adam Malik tersebut mengatakan diduga pemerintah setelah kepemimpinan Tigor P Siregar tidak mampu mempertahankan lampu jalan tetap menyala apalagi meningkatkan program kemajuan Labuhanbatu yang telah terealisasi, yang jelas telah memberi sebagian kenyamanan bagi masyarakat yang melintas jalan tersebut khususnya warga Labuhanbatu yang memanfaatkan jalan tersebut," paparnya.

"Entah apa sebabnya, setelah kepemimpinan Tigor lampu penerangan jalan di By pass Rantauprapat ini tidak lagi menyala dan memberikan kenyamanan bagi pengendara yang melintas di jalan ini," ucapnya.

Lebih lanjut diuraikannya bahwa program yang telah dirancang bupati masa Tigor itu adalah hal pelayanan bagi masyarakat, bahkan dananya cukup besar, namun tudak dapat dipertahankan pemimpin yang baru, entah apa kendalanya merekalah yang tau.

"Entah apa sebabnya yang jelas setelah kepemimpinan Tigor, program penerangan jalan minimalisir tindak kejahatan di by pass Rantauprapat terabaikan," paparnya.

Terpisah Ansari warga Bakaran Batu Rantauprapat sangat kagum dengan kepemimpinan Tigor sebagai Bupati Labuhanbatu pada masanya, bahwa menurutnya pemanfaatan dana APBD dapat terealisasi secara maksimal dibanding dengan 2 tahun belakangan pembangunan Labuhanbatu terhitung tertunda/vacum.

"Setelah kepemimpinan Tigor terasa dan realisasi pembangunan labuhanbatu tidak terlaksana, yang tentunya kemajuan labuhanbatu tertunda," paparnya seraya berharap kiranya Labuhanbatu yang akan datang memiliki calon yang benar benar memiliki integritas yang potensial yang dapat dihandalkan memberikan inopasi baru yang mampu memanfaatkan kesempatan peluang besarnya kucuran dana yang dapat membangun Labuhanbatu secara maximal yang dapat dinikmati masyarakat pada umumnya," tandasnya.(Mk/Rahmat Fajar Sitorus)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru