SUMUT

NASIONAL

4 Orang Pelajar SD dan SMP Tewas Tertimpa Jembatan Beton

Selasa, 06 Agustus 2019 | 19.49 WIB
Kali Dibaca |

Suasana dan tempat evakuasi korban yang tertimpa runtuhan jembatan beton /box. 

Labura, metrokampung.com
Sebanyak 4 orang anak tewas tertimbun box culvert (gorong-gorong-red) di Dusun 2 RT 3 Sumber Rejo, Desa Sei Raja, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara, Senin (5/8/2019), sekira pukul 15.30 WIB.

Informasinya,  para korban sejak awal berniat menangkap ikan di dalam parit di bawah jembatan beton, badan jalan umum desa Sei Raja, sekitar jam 15.00 WIB, sebanyak tujuh anak bersama -sama menuju lokasi kejadian mencari dan menangkap ikan di dalam parit dibawah jembatan beton yang tidak layak tersebut. Namun, berselang dua jam berlangsung, empat anak masuk ke dalam bawah jembatan beton mirip terowongan . Yakni, Iqbal Wiko Yoduwi (7), Firdhana arya Sandi (15) duduk di SMP , Raihan parada Siregar (11) dan Apriyansah alias upin (10). Keempatnya, warga dusun 2 Sumber Rejo Desa Sei Raja, Kecamatan NA IX-X.

"Ya, semula tujuh anak mencari ikan di sana namun 3 orang anak tidak masuk ke kolong jembatan beton itu mereka berada diluar kolong," ungkap Kepala Desa Sei Raja, Hery Sahrizal Siregar.


Lanjut Kades, ketika keempat anak yang nekat masuk ke bawah jembatan box/ beton mirip terowongan  , tanpa disangka lobang box/jembatan beton runtuh.Tembok penahan ambrol dan menimpa keempat anak tersebut Akibatnya, keempat anak tersebut terhimpit,yang mengakibatkan keempat anak tersebut meninggal dunia.

Melihat kondisi keempat temannya, terjepit, ketiga anak lainnya, Ilham alias Birong, Anjas dan Fitra alias Gendon (8) meminta tolong kepada warga sekitar .

"Ketiganya kemudian, mencari pertolongan warga setempat, warga pun berusaha mengevakuasi korban, jelas Kades.

Sementara para warga  yang mendapat informasi kemudian mengevakuasi para korban. Dibantu pihak BPBD Labura dan pihak kepolisian dilakukan evakuasi dengan menurunkan  alat berat.

"Ya, pakai becho mengevakuasi. Dengan membongkar box jembatan beton yang dibangun sejak tahun 1990 an," tambah Kades.

Keempat korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawa tidak tertolong dan dibawa ke rumah duka masing-masing untuk disemayamkan. Selanjutnya, dikebumikan di perkuburan muslim terdekat di Desa tersebut. Kades juga menambahkan, informasi insiden itu juga telah sampai ke Bupati Labura.

Kapolsek Na IX-X melalui Kanit Reskrim IPDA AM Purba membenar kejadian tersebut, iya 4 anak meninggal dunia akibat box jembatan beton runtuh dan menimpa keempat anak -anak dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit terdekat  namun nyawa nya tidak tertolong," ucap kanit.

TKP DIKABARKAN ANGKER
Warga setempat Diah (40) orang yang pertama mengetahui kejadian menceritakan, aku baru lewat dari situ dan telah melarangnya "ngapai kamu disitu pulang kamu," kataku, namun mereka tidak mengindahkan dan terus mencari ikan sampai ke bawah jembatan beton yang telah di aspal tidak lama saya dengar jeritan minta tolong dari anak-anak itu, saya pun berlari dan melihat jembatan nya ambruk dan menimpa korban, saya pun memanggili warga meminta pertolongan," ucap Diah tidak jauh dari TKP.(stjg/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru