SUMUT

NASIONAL

Disambut Isak Tangis, Jenazah Nelayan Hilang Saat Melaut & Ditemukan Tewas Tiba di Rumah Duka

Rabu, 07 Agustus 2019 | 21.37 WIB
Kali Dibaca |

Jenazah nelayan M. Rafi saat dievakuasi, inzet Almarhum M. Rafi.

Batubara - Metrokampung.com
Isak tangis keluarga dan pelayat pecah ketika jenazah M.Rafi (17) yang ditemukan tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas), KPLP SOP Kuala Tanjung Wilker Pangkalan Dodek, Pol Air Pagurawan, TNI AL  setelah melakukan pencarian selama tiga hari tiba di rumah duka, Gang Sei Cempedak Kelurahan Pangkalan Dodek Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara, Rabu (07/08).

Keluarga dan pelayat yang  menyambut jenazah M Rafi  tak menyangka anak kedua dari Atan Taro ini harus tewas dilaut dengan umur yang masih muda.

Menurut informasi diterima wartawan disekitar rumah duka, korban pergi melaut  Senin (05/08) sekira pukul 07.00 Wib. Entah bagaimana tiba tiba terjatuh. "Kami kurang pasti bagaimana kejadiannya", ujar  warga pelayat.

Nelayan M.Rafi yang terjatuh dari kapal (Boat) KM Zahra saat melaut dilokasi tidak jauh dari depan muara Kuala Pagurawan ditemukan  dalam keadaan tak bernyawa di titik kordinat 33.22 perairan Selat Malaka.

Tim gabungan yang memakai kapal patroli KPLP No.Lambung KNP 5121 menemukan korban di titik koordinat 33.22 perairan Selat Malaka.

Komandan Kapal KPLP, Robinson Napitupulu melalui Nasarudin Hasibuan (Klasi) yang didampingi J.S.Memby Siahan (KKM) dan Nasl Syahputra Hasibuan (ABK) menjelaskan, upaya pencarian diperairan selat Malaka Kuala Tanjung membuahkan hasil setelah nelayan tangkul kepiting memberitahukan penemuan jenazah korban.

"Korban pertama kali ditemukan nelayan tangkul kepiting yang memberitahukan kepada tim gabungan",kata Nazaruddin

Diceritakan, waktu itu korban  M Rafi baru selesai sarapan duduk disamping lambung kanan belakang kapal  tiba-tiba terjatuh. Iwan tekong kapal yang tahu anggotanya jatuh langsung terjun untuk menyelamatkan, tetapi karena arus gelombang laut deras korban  hilang begitu saja seperti kena hisap.

"Setiap nelayan terjatuh dan hilang di laut di wilayah tugas dan kami mendapatkan infomasi serta laporan dari masyarakat, petugas KPLP Pangkalan Dodek akan turut membantu pencarian. Itu sudah menjadi kewajiban kami membantu masyarakat",ujarnya Nazaruddin.

Salah seorang keluarga korban Muhammad Safi'i warga Kelurahan Pangkalan Dodek  menyampaikan terima kasih kepada Pemerintahan Kecamatan Medang Deras, KPLP, Pol Airud,  Basarnas dan para nelayan yang siang dan malam bergantian dalam pencarian korban. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru