SUMUT

NASIONAL

Idul Adha 1440 H, Warga BSP Pakam Sembelih 5 Lembu, 4 Kambing

Senin, 12 Agustus 2019 | 08.48 WIB
Kali Dibaca |

Ecy Sembiring (kerudung putih) saat penyembelihan hewan kurban.
Prosesi pemotongan lembu kurban.
'Buya' Syarifuddin (pakai kumis).

Lb Pakam - metrokampung.com
 Umat Islam di Perumahan Bumi Serdang Permai (BSP) Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang menyembelih 9 ekor hewan kurban pada Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8/2019).

 Pantauan metrokampung.com, banyak warga yang datang untuk melihat proses pemotongan hewan kurban.

 "Setiap tahun memang ramai kalau ada pemotongan seperti ini. Warga ingin tau proses pemotongan lembu dan kambing," ucap Ecy Sembiring, peserta kurban warga BSP.

 Penyembelihan hewan kurban dimulai sekitar jam 9 pagi lewat bertempat di lapangan samping Mesjid Al Hidayah Perumnas BSP usai pelaksanaan Salat Idul Adha. Diawali dari kambing, lalu dilanjutkan untuk lembu. Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, Panitia Kurban Perumnas BSP menerima total 9 hewan kurban, terdiri atas 5 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Hewan-hewan kurban tersebut berasal dari warga setempat.

 Menurut keterangan Ketua Panitia Kurban, Zainal Koto didampingi sekretaris Sukardi SPd, kegiatan kurban bersama ini dilakukan rutin setiap tahunanya.
 "Selain bersama-sama ikut kurban, juga menjadi silaturahmi antara warga muslim perumahan BSP. Kami berharap kegiatan kurban yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya dapat memupuk tali silaturahmi dan keakraban antara warga BSP terus terjalin," bilang Zainal Koto.

 Sementara Penasehat Badan Kenaziran Mesjid (BKM) Al Hidayah Perumnas BSP, Drs Syarifuddin bersama Ketua BKM, Hendra Sembiring, Sekretaris Fauzi Mpd dan bendahara H Dailami Lubis menuturkan bahwa dengan berkurban mari kita kembali kepada nilai fundamental Islam. Kita perlihatkan wajah Islam, kita perlihatkan wajah islam yang ramah, bukan pemarah.

 "Wajah Islam yang damai, kasih mengasihi, tolong menolong sesama warga bangsa. Islam itu agama Rahmatan Lil’alamin. Artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Allah tegaskan hal tersebut dalam firman-Nya, “Dan tidaklah engkau (Muhammad) diutus ke muka bumi ini kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam sebagaimana tertera dalam surah Al-Anbiya’ ayat 21,"jelas Buya - sapaan akrab Syarifuddin. (dra/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru