SUMUT

NASIONAL

Kemen LH dan Kehutanan Serahkan Bantuan Sarana Produktif Kepada 12 KTH di Asahan

Rabu, 14 Agustus 2019 | 14.55 WIB
Kali Dibaca |


Asahan, metrokampung.com
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BSKL)) wilayah Sumatera menyerahkan bantuan sarana ekonomi produktif berupa 10 unit kereta gerobak dan 2 mesin Mangel Karet kepada 12 Kelompok Tani Hutan (KTH) pemegang izin perhutanan sosial yang ada diwilayah KPH Wilayah III Kisaran.

Bantuan itu diserahkan oleh Bupati Asahan diwakili Asisten II Jhon Hardi Nasution didampingi BPSKL wilayah Sumatera Manase Sirait, Kepala KPH III Wahyudi SP dan dihadiri Kadis Pertanian Asahan Ir. Oktoni di Kantor KPH Wilayah III Kisaran, Rabu (14/8).

Para kelompok tani pemegang izin perhutanan sosial penerima bantuan tersebut diantaranya, KTH Parlis Jaya, KTH Mekar Lestari, KTH Wahana Makmur, KTH Aek Katunggal, KTH Habitat, KTH Bina Tani, KTH Bina Makmur, KTH Bina Karya, KTH Makmur, KTH Raya, KTH Bulu Bolon, KTH Huta Rao.

Mewakili Bupati Asahan Asisten II Jhon Hardi Nasution dalam sambutannya mengatakan bahwa program perhutanan sosial seperti HTR, HKM, Hutan Desa dan Hutan Rakyat, merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang memanfaatkan hutan untuk kesejahteraan melalui kelompok tani yang resmi dan memegang izin dari kementerian terkait.

"Terimakasih kepada Dirjen BPSKL yang telah memfasilitasi kelompok tani masyarakat dengan memberikan bantuan untuk bisa dimanfaatkan masyarakat kelompok tani. Oleh karena itu kepada para KTH harus bertanggung jawab atas bantuan yang diberikan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat dalam mewujudkan program perhutanan sosial, " ucapnya.

Kementerian LH dan Kehutanan diwakili BPSKL Sumatera Manase Sirait, dalam kesempatan itu  juga bahwa bantuan itu adalah wujud perhatian pemerintah untuk pengembangan masyarakat kepada KTH yang sudah memegang izin dari pemerintah. "Kiranya bantuan ini dapat memberikan support bagi KTH, meningkatkan perekonomian kesejahteraan masyarakat kelompok tani yang ada. Harapannya kepada 12 KTH yang telah menerima bantuan ini dapat menjaga dan digunakan sebaik-baiknya, " pungkasnya.



Sementara itu, Kepala KPH III Kisaran Wahyudi dalam sambutannya menjelaskan bahwa saat ini sudah 24 kelompok tani hutan (KTH) yang sudah dilegalkan sebagai wujud program perhutanan sosial, dan beberapa kelompok tani lainnya masih dalam proses verifikasi untuk perizinannya. Dikatakannya, melalui KTH ini bisa mensejahterakan masyarakat.

"Kelompok tani hutan penerima bantuan saat ini merupakan KTH yang telah bermohon sebelumnya dengan tujuan untuk mendukung masyarakat dalam melaksanakan program perhutanan sosial didaerahnya. Kita berharap, bantuan sarana lainnya berkesinambungan turun dari kementerian kepada seluruh KTH yang ada dan telah menjadi pemegang izin perhutanan sosial, " pungkasnya.

Acara itu diakhiri dengan penyerahan kunci kereta gerobak dan mesin Mangel Karet kepada 12 Kelompok Tani Hutan (KTH) pemegang izin perhutanan sosial sebagai penerima bantuan sarana ekonomi produktif dari Kementerian LH dan Kehutanan melalui BPSKL wilayah Sumatera. (RS/MK)

Asahan, 14/8/2019
Regen Silaban

Teks Foto :
FOTO BERSAMA : Asisten II Pemkab Asahan Jhon Hardi Nasution, BPSKL Wil Sumatera Manase Sirait, Kepala KPH III Wahyudi dan Kadis Pertanian Ir. Oktoni foto bersama usai menyerahkan bantuan sarana ekonomi produktif dari Kementerian LH dan Kehutanan kepada 12 KTH pemegang izin perhutanan sosial di Kantor KPH Wilayah III Kisaran, Rabu (14/8).
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru