SUMUT

NASIONAL

Mengatasi Masalah Pertanian, Pemkab Batubara Harus Miliki Konsep Yang Jelas

Senin, 19 Agustus 2019 | 14.39 WIB
Kali Dibaca |

Lahan pertanian di Kabupaten Batubara yang dinilai terabaikan.

Batubara-Metrokampung.com
Ditenggarai karena beberapa faktor antara lain penyuplaian bibit bermutu, sistem pengairan dan lemahnya penyuluhan, Kabupaten Batubara meski merupakan salah satu lumbung beras di Sumatera Utara namun untuk beberapa tahun terakhir terjadi penurunan hasil panen.

Demikian dikatakan Direktur Batubara Hijau  MAS Nainggolan pada siaran persnya di markas Wappres  di Jl. Perintis Kemerdekaan Lima Puluh, Senin (19/08).

Dikatakan Nainggolan yang juga pengamat pertanian,   sudah seharusnya Pemkab Batubata fokus dan melakukan pemetaan serta konsep yang jelas dan terukur dalam menangani persoalan pertanian.

Dari tinjauan di lapangan ada beberapa faktor penyebab terjadi penurunan hasil panen antara lain  bibit padi.  Para petani mengeluhkan mutu dan penyuplaiannya yang tidak tepat waktu.

Kedua, persoalan irigasi dan sumber air alternatif. Jika di bagi zona menurut pandangan Nainggolan, ada tiga zona basis pertanian di Kabupaten Batubara yakni zona pertama  mencakup Kecamatan  Sei Balai dan Kecamatan Datuk Tanah Datar.

Zona 2 melingkupi Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh Pesisir dan Kecamatan Talawi. Sedangkan zona 3 mencakup Kecamatan  Air Putih,  Kecamatan Sei Suka dan Kecamatan Medang Deras.

Dari 3 zona itu 2 zona yang masih bermasalah dengan irigasi serta sumber air alternatif. Di zona 3 irigasi telah bagus hanya saja belum terintegrasi dengan seluruh wilayah persawahan.

Faktor ketiga,  tidak hadirnya penyuluh dalam mendampingi para petani untuk memberikan arahan dan pengetahuan yang kekinian dalam bertani.

Meski demikian masih banyak lagi faktor faktor  yang menyebabkan  pada turunnya hasil panen petani di Batubara.

Mengatasi permasalahan pertanian, Pemkab Batubara dipandang Nainggolan sudah seharusnya dapat merumuskan langkah-langkah konkrit.

"Apalagi  dengan adanya TBUPP yang didalamnya pasti diisi orang orang yang ahli dari setiap bidangnya masing masing", ingat Nainggolan.

Pada akhir siaran persnya Nainggolan mengingatkan melalui TBUPP bidang pertanian seharusnya Pemkab Batubara sudah dapat mencanangkan program agar swasembada pangan dapat terwujud di Batubara. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru