SUMUT

NASIONAL

Warga Komplek Pemda Tewas Gantung Diri

Senin, 05 Agustus 2019 | 13.11 WIB
Kali Dibaca |

Jenazah Florentina sebelum diturunkan 

Medan - metrokampung.com
Warga Jalan Nusa Indah, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan (Komplek Pemda), dihebohkan dengan aksi Florentina Br Sagala (41), yang memilih gantung diri dengan seutas tali nilon, Senin (5/8/2019) pagi.

Wanita paruh baya itu bunuh diri persis di depan rumahnya, dengan menggantungkan lehernya pada pohon dengan seutas tali nilon.

“Anak saya yang kabari, kebetulan setiap pagi pukul 06.00 WIB menyapuh halaman rumah sebelum berangkat sekolah. Tadi sekira subuh belum ada itu, begitu pagi baru ada (korban). Heboh lah dilihatnya ada orang menggantung di pohon,” ujar Joni Sitanggang, tetangga Florentina.

Korban, kata Joni Sitanggang, baru empat bulan menyewa rumah yang ditempati korban tersebut, bersama dua anaknya.
"Baru empat bulan mereka ngontrak rumah itu," ujar Joni.

Roni (40), Kepala Lingkungan IX, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, yang turun ke lokasi menyaksikan warganya tewas bunuh diri mengatakan, selama ini kehidupan korban dan anak-anaknya jauh dari kata mapan. 

Sebelumnya, kata Roni, anaknya mau berangkat ke Malaysia untuk mengadu nasib. Namun, karena data-data anaknya belum lengkap tidak jadi berangkat.
“Anaknya yang cowok mau berangkat ke Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) lewat CV Sahara. Visanya pun sudah diurus. Mungkin dengan kejadian ini anaknya pasti batal berangkat," ungkap Roni.

Sekira pukul 09.28.WIB, petugas kepolisian bersama dua anak korban langsung mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan.
Sejauh ini, polisi memastikan bahwa korban murni bunuh diri, karena disekujur tubuhnya tak ditemukan yang mencurigakan. (fit/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru