SUMUT

NASIONAL

Bupati Karo, di Era Globalisasi ini Lakonta harus dapat Lebih Baik Menjadi Mitra Pemda Karo

Rabu, 23 Oktober 2019 | 18.36 WIB
Kali Dibaca |

Ketua Umum Lakonta : Budaya Runggu akan Ditonjolkan 

Bupati karo Terkelin Brahmana menghadiri acara HUT 1 tahun Lakonta, bersama pengurus Lakonta di pendopo Kabanjahe. Dok

Karo, metrokampung.com
Dalam Perayaan Hut ke-1 lembaga adat dan budaya karo "Lakonta" serta pelantikan pengurus tingkat kecamatan, desa /kelurahan se-kab. Karo, dimana acara ini dihadiri oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, Rabu (23/10) pukul 10.00 Wib di jambur Pendopo rumah Bupati Kabanjahe.

Tampak hadir Forkopimda, Ketua AKBP Heppy karo - karo, SE, Ketua harian Drs Ismail Ginting, Msi, Bendahara Drs Kenan Ginting, Mpd, sekretaris Adil Purba, SH kordinator umum, Malem Ukur Ginting dan para pengurus kecamatan /desa.

Dalam sambutan Bupati karo Terkelin Brahmana menyampaikan, ucapan selamat ulang tahun kepada lakonta yang ke 1 tahun. Tidak terasa berlalu sudah setahun Lakonta berdiri di Kab karo, sehingga Lakonta terus berkembang  agar menjadi mitra dengan pemda karo, untuk memperkenalkan, mengembangkan, dan mempertahankan budaya karo kepada masyarakat luas, ujarnya.

"Sejalan dengan ERA informasi dan perkembangan Global, kita pada saat ini berada pada posisi yang membutuhkan berbagai perbaikan infra dan Supra struktur Pranata kehidupan kebangsaan. Pada satu sisi kita berhadapan dengan pengaruh perkembangan yang begitu pesat dan disisi lain, kita harus mempertahankan jati diri bangsa, kata Terkelin Brahmana.

Kedepan, lakonta buatkan program agar bersinergi dengan pemda Karo, dan acara setiap tahun supaya diselenggarakan namun lebih dikemas lagi, dalam perayaan tahun berikutnya, ini juga menumbuhkan semangat.

Sementara Ketua Umum lembaga adat budaya Karo "Lakonta"  Drs. Sarjani Tarigan, Msp didampingi Ketua AKBP Heppy Karo Karo menegaskan bahwa lakonta mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembangunan masyarakat Kabupaten Karo sebagaimana reambul lembaga adat dan budaya karo "Lakonta" yaitu menggali, melestarikan, mengembangkan adat budaya Karo dari generasi ke generasi dan sebagai media inkulturasi dan advokasi serta pusat informasi dan apresiasi budaya Karo, ujarnya.

Sejalan dengan itu lakonta akan memberikan dinamika kehidupan kemasyarakatan di daerah ini, pada dasarnya masyarakat memiliki jiwa patriottisme dan semangat kebangsan yang tinggi, penuh kekerabatan dan sangat menghargai nilai nilai adat istiadat dengan ikatan merga silima, rakut Sitelu, tutur siwaluh perkaden kaden sepuluh dua tambah sada, katanya.

 Kendati demikian suasana kekerabatan ini masyarakat Karo dikenal sangat familiar dan dapat menerima semua etnis suku, agama, Ras, bangsa sebagai saudara, Sebab Semboyan dalam tatanan kehidupan di suku karo dikenal dengan musyawarah istilah (Runggu)  ini landasan utama dalam menjalankan roda Lakonta, ucap Sarjani dan Heppy Karo Karo. (amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru