SUMUT

NASIONAL

Pemkab Langkat Gelar FGD dan Seminar Ripparda

Rabu, 06 November 2019 | 21.16 WIB
Kali Dibaca |

Sekdakab Langkat, dr H. Indra Salahudddin, M.Kes, MM.

Langkat- Metrokampung.com
Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin membuka kegiatan FGD dan seminar Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata (Ripparda) serta Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Sustanaible Tourism Development) Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (31/10). Pada acara yang diselenggarakan Pemkab Langkat melaluui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Langkat tersebut, Sekda pada sambutannya, berkeyakinan penuh optimis bahwa potensi pariwisata di Langkat akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Ya, jika dikelola  dan dikembangkan secara serius.  Karena itu, Indra pun menegaskan bahwa Pemkab Langkat memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan pariwisata Langkat, tanpa mengabaikan budaya dan adat lokal  yang telah tumbuh dan berkembang di tengah- tengah masyarakat.

Nah, untuk pelaksanaannya, terang Sekda, bisa dimulai dari pembinaan sanggar- sanggar budaya dan persatuan marga- marga, guna mengembangkan  kearifan lokal.

“Pembinaanya akan dilaksanakan oleh  Dinas Pariwisata  dan lembaga adat,”sebutnya.

Sedangkan untuk perencanaan, pengelolaan dan pengawasan dalam pengembangannya, harus dilaksanakan secara terpadu  oleh semua instunsi, baik kepolisian, TNI, OPD Provsu dan Pemkab Langkat serta masyarakat setempat agar situasi yang kondusif, rasa aman dan kelengkapan fasilitas infrastruktur pendukungnya dapat tersedia dengan baik.

Untuk itu, agar rencana tersebut berjalan dengan baik, maka Indra pun mengintruksikan agar seluruh pimpinan instansi dan  OPD serta para Camat mengikuti forum diskusi dan seminar ini secara serius, agar semuanya memiliki wawasan yang sama, sehingga terus sejalan dalam membangun pariwisata dan kebudayaan di Langkat.

Sedangkan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat, Nur Elly Hariani Rambe pada laporannya menjelaskan, kegiatan itu mengambil tema “ Bagaimana Masa Depan Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Permasalahan dan Solusinya. Tujuannya,  agar pariwisata Langkat dapat  unggul dalam mendorong percepatan pertumbuhan pendapatan masyarakat.

Selain itu, Ripparda ini merupakan kebutuhan dan tuntutan dalam membangun pariwisata Langkat secara berkelanjutan terukur dan fokus dari waktu ke waktu, sehingga pembangunan dan penatakelolaan pariwisata di Langkat benar-benar menjadi unggulan dan prioritas bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi rakyat.

“Hal ini dilakukan sesuai dengan visi Bupati dan wakil Bupati Langkat periode 2019-2024,” terangnya.

Turut hadir Forkopimda Langkat, para pimpinan OPD Pemkab Langkat, para konsultan pariwisata Langkat yang menjadi nara sumber, Camat se Langkat dan peserta diskusi lainnya.

Sebelumnya, Sekdakab Langkat memimpin apel penjemputan dan serah terima mahasiswa PBL FKM USU Medan TA 2018/2019 untuk kembali ke Kampusnya, ditandai dengan penyerahan laporan PBL oleh mahasiswa kepada Sekda dan wakil Dekan USU,  di halaman kantor Bupati Langkat.

Bertindak sebagai Komandan Apel Rifqi Nadhif dari mahasiswa FKM USU Medan. Sebelumnya sebanyak 214 mahsiswa telah melaksanakan PBL di dua Kecamatan yang ada di Langkat, yakni  Tanjung Pura dan Hinai selama 9 minggu.(BD/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru