![]() |
Prosesi penyembelihan hewan kurban berlangsung khidmat di Kampus STIK-P Medan, Jalan Sisingamangaraja No. 84.(ft/smsismt) |
Medan, Metrokampung.com
Menjaga tradisi kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi, Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Utara (SMSI Sumut) kembali menggelar penyembelihan hewan kurban menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan keagamaan yang menjadi agenda rutin tahunan ini dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi "Pembangunan" (STIK-P) Medan.
Prosesi penyembelihan berlangsung khidmat di Kampus STIK-P Medan, Jalan Sisingamangaraja No. 84, Rabu (27/5/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua SMSI Sumut Erris J. Napitupulu bersama jajaran pengurus, Ketua STIK-P Medan Dr. H. Sakhyan Asmara MSP, serta segenap civitas akademika.
Ketua SMSI Sumut, Erris J. Napitupulu, mengungkapkan bahwa momentum ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan wadah esensial untuk memperkokoh rasa persaudaraan antar-pengurus dan anggota, terutama mereka yang menunaikan ibadah Islam.
"Pada momen hari besar keagamaan seperti ini, SMSI Sumut berkomitmen untuk selalu aktif memfasilitasi kegiatan kerohanian. Ini adalah wujud kebersamaan kami," ujar Erris.
Erris menambahkan, kolaborasi dengan STIK-P Medan memiliki nilai historis dan emosional yang kuat. Selain dikenal sebagai rahim lahirnya jurnalis-jurnalis andal di Sumatera Utara, kampus ini juga dipimpin oleh sosok yang memiliki kedekatan khusus dengan organisasi.
"Kampus ini dimiliki oleh salah satu Penasihat SMSI Sumut, Pak Austin Tumengkol. Sinergi ini merupakan bentuk kolaborasi keluarga besar," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, SMSI Sumut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para mitra yang telah memercayakan hewan kurbannya. Di antaranya DPD Partai Gerindra Sumut beserta kadernya, sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Sumut, tokoh masyarakat, serta swadaya dari pengurus SMSI sendiri.
Esensi Mengorbankan Ego demi Kemanusiaan
Sementara itu, Ketua STIK-P Medan, Dr. H. Sakhyan Asmara MSP, menggarisbawahi makna filosofis dari ibadah kurban dalam konteks sosial kemasyarakatan. Menurutnya, kurban mengajarkan manusia untuk menekan ego pribadi demi memberikan manfaat nyata bagi sesama.
"Makna hakiki dari kurban adalah bagaimana kita mengorbankan kepentingan diri sendiri untuk kemaslahatan orang lain. Di sini, STIK-P dan SMSI mengambil hikmah tersebut sebagai medium introspeksi diri," tutur Mantan Deputi Menpora tersebut.
Mantan Kadispora Sumut ini juga berharap kemitraan strategis ini dapat terus terjaga secara berkelanjutan di masa depan dengan skala yang lebih luas.
"Kerja sama yang baik harus melahirkan dampak sosial yang masif. Daging kurban ini nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima, di samping bagi keluarga besar STIK-P dan SMSI. Semoga tahun depan jumlah hewan kurban bisa terus bertambah," kata Sakhyan.
Pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 ini, kolaborasi SMSI Sumut dan STIK-P Medan menyembelih dua ekor lembu dan satu ekor kambing.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penasihat SMSI Sumut Austin Tumengkol dan Rony Purba, Bendahara sekaligus Ketua Panitia Kurban Agus S. Lubis, Sekretaris Ariadi, Koordinator Pembagian Daging Kurban Agus Utama (Kabid Pendidikan), serta anggota Waliyono. Tampak hadir pula jajaran Pengurus Forum Pemred Media Siber SMSI Sumut, SMSI Kota Medan, dan komunitas jurnalis Kantor Gubernur Sumut.(Ra/mk)
