Medan, Metrokampung.com
Dampak gangguan pasokan listrik akibat "blackout" atau pemadaman total di wilayah Sumatera terus meluas. Kali ini, pelayanan distribusi air bersih PDAM Tirtanadi Cabang Sei Agul mengalami gangguan signifikan akibat belum normalnya pasokan arus listrik pada Instalasi Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Mebidang (Medan, Binjai, dan Deli Serdang).
Akibat kendala teknis tersebut, debit dan tekanan air ke rumah-rumah pelanggan menurun drastis. Bahkan, sebagian besar pelanggan di wilayah pelayanan Cabang Sei Agul terpaksa mengalami penghentian sementara aliran air bersih.
Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Tirtanadi, Lokot Parlindungan Siregar, membenarkan adanya gangguan massal tersebut. Ia menjelaskan bahwa operasional pompa distribusi sangat bergantung pada stabilitas pasokan listrik di area Instalasi SPAM Mebidang yang hingga kini belum pulih sepenuhnya.
“Akibat belum normalnya kiriman pasokan dari SPAM Mebidang, terjadi penurunan debit dan tekanan di pipa distribusi. Kondisi ini mengakibatkan layanan air mati di sejumlah wilayah pelayanan Cabang Sei Agul,” kata Lokot Parlindungan Siregar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon di Medan, Sabtu (23/5/2026).
Wilayah Terdampak Meluas
Berdasarkan data dari PDAM Tirtanadi, wilayah pelayanan Cabang Sei Agul yang terdampak gangguan pasokan air bersih meliputi kawasan padat penduduk, di antaranya:
- Perumnas Helvetia
- Jalan Dahlia Raya
- Jalan Kapten Sumarsono
- Jalan Kapten Muslim
- Jalan Pembangunan
- Perumahan Pondok Surya
- Jalan Kalpataru
- Jalan Guru Sinumba, serta kawasan di sekitarnya.
Lokot menambahkan, fluktuasi tekanan pada jaringan pipa distribusi masih terjadi karena volume air yang masuk dari hulu belum mencapai kapasitas normal.
Koordinasi dengan PLN
Pihak manajemen PDAM Tirtanadi saat ini terus memantau perkembangan pemulihan listrik, khususnya di wilayah Binjai Selatan yang menjadi lokasi utama Instalasi SPAM Mebidang. Kendati sebagian besar wilayah Kota Binjai dilaporkan telah mendapat pasokan listrik kembali, interkoneksi ke instalasi pengolahan air bersih tersebut justru masih padam.
“Kami terus berupaya melakukan koordinasi dan menghubungi pihak PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai. Informasi yang kami terima, sebagian wilayah Kota Binjai listriknya sudah menyala, namun khusus untuk area Instalasi SPAM Mebidang hingga saat ini masih padam,” jelas Lokot.
Manajemen PDAM Tirtanadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Proses normalisasi dan pemulihan layanan distribusi air bersih ini sepenuhnya bergantung pada percepatan pemulihan pasokan daya listrik dari pihak PLN ke Instalasi SPAM Mebidang.(Ra/mk)
