SUMUT

NASIONAL

Gubsu Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Labura, akan Relokasi Rumah Warga Akibat Bencana Alam

Jumat, 10 Januari 2020 | 05.21 WIB
Kali Dibaca |

Gubsu Edy Rahmayadi di dampingi Bupati Labura H Kharuddin syah se sedang menyampaikan arahan kepada korban bencana banjir bandang. 

Labura, metrokampung.com
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau lokasi banjir bandang yang terjadi di Desa Pematang dan Desa Hatapang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Turut serta Kasdam I Bukit Barisan Brigjen TNI Untung Budiarto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, dan Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubisn Berangkat menggunakan helikopter, Gubernur dan rombongan take off dari Helipad Lapangan Markas Kodam I/BB Jalan Gatot Subroto, Medan, Rabu (8/1).

Tiba dan mendarat di Lapangan SD Negeri Pematang, Labura, Gubernur disambut Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus dan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi.

Menyapa masyarakat dan siswa SD yang juga ikut menyambut, Gubernur dan rombongan kemudian bergerak meninjau lokasi menuju Dusun Siria-ria, Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X.

Kehadiran Edy disambut antusias masyarakat korban bencana. Ibarat bertemu orang tua, mereka meluapkan keluhan dan meminta bantuan.

 “Pertama-tama, saya mengucapkan keprihatinan mendalam untuk peristiwa yang kalian alami. Kalian harus tabah dan kuat. Kita akan segera lakukan pemulihan, apa yang telah rusak akibat banjir ini akan segera kita tata. Jangan khawatir dan senantiasa sabar kalian,” ucap Edy Rahmayadi menenangkan dan memotivasi masyarakat.

Edy juga mengingatkan agar hal ini menjadi pembelajaran bersama agar tidak membangun rumah di Daerah Aliran Sungai (DAS). Kemudian, sungai harus dijaga kelestariannya

“Karena pepohonan itu mampu mengendalikan banjir,” tuturnya.

Adapun beberapa harapan yang disampaikan masyarakat, yakni penataan kembali infrastruktur jalan yang rusak, perkebunan kecil masyarakat seperti sawit, karet, persawahan dan merelokasi rumah-rumah warga.

Usai berdialog dan mendengarkan curahan hati masyarakat, Edy saat diwawancara mengatakan akan segera mengambil langkah, khususnya memenuhi permintaan dan harapan masyarakat. Di antaranya merelokasi rumah-rumah warga yang tinggal di DAS, mengganti tanaman-tanaman yang rusak, seperti sawah, sawit, karet dan lainnya diberikan ganti bibit. Kemudian, pemasangan bronjong-bronjong untuk wilayah-wilayah longsor.

 “Ada sekitar 27 KK yang akan direlokasi ke tempat yang aman. Bupati siapkan lahan dan kita bangun rumah.

Infrastruktur yang rusak juga akan kita benahi. Kita mendapat bantuan dari Kementerian PUPR sebanyak Rp40 Miliar,” jelas Edy.

Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan perhatian gubernur.

Bersama Pemprov Sumut, kata Khairuddin, koordinasi dan sinergi terkait upaya pemulihan akan terus dilakukan.

“Kita akan terus berupaya agar pemulihan bisa berlangsung cepat dan situasi normal kembali, kita minta doa dan dukungan dari seluruh pihak,” ucapnya.

Diketahui, Banjir bandang terjadi telah melanda Desa Pematang dan Desa Hatapang di Kecamatan Na IX-X. Peristiwa terjadi pada Minggu (29/12/2019) dini hari. Saat itu sebanyak 36 unit rumah hanyut, sejumlah jembatan dan lahan persawahan rusak dihantam kayu-kayu gelondongan serta batu yang terbawa banjir bandang.(stjg/kur/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru