SUMUT

NASIONAL

MASYARAKAT PERTANYAKAN HASIL LAB. LIMBAH PT TAPIOKA HUTAHAEAN

Rabu, 08 Januari 2020 | 18.17 WIB
Kali Dibaca |


Tobasa, metrokampung.com
Setelah sebelumnya tim dari Dinas Lingkungan Hidup Tobasamosir bersama-sama dengan
tim dari Jurnalis dan LSM turun ke lokasi pembuangan limbah milik PT Tapioka Hutahaean yang berada di Desa Pintu Bosi Kecamatan Laguboti dan mengambil sampel air diduga limbah untuk di uji mutu baku air ke laboratorium. Akan tetapi, hingga kini hasil dari uji Lab terserbut belum menunjukkan hasil. Jangan jangan Dinas Lingkungan Hidup tidak mengirimkannya.

Komentar itu diucapkan oleh salah satu masyarakat Pintu Bosi ketika dimintai komentarnya perihal itu setelah beberapa kali membaca di media metrokampung.com.

Pria paruh baya berinisial Pangaribuan itu mengatakan jika hal itu merupakan pelanggaran berat, sebab sudah dibuang secara langsung ke lahan terbuka milik masyarakat.

"Kenapa lama hasilnya keluar dari Lab, memang yang dikirim 1 mobil ya, sehingga hampir 1 bulan tak ada hasil. Sebagai warga disini saya hanya minta kepastian dari Lindup saja jika Air yang  diduga limbah itu beracun atau tidak, sebab itu di lahan terbuka jadi wajar kami khawatir sebab kami menghasilkan dan hidup  dari hasil sawah dan kolam ikan.apalagi itu lahan pembuangan limbah tersebut dekat langsung dengan persawahan," ujar Pangaribuan.

Terpisah, E Marpaung  saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan jika sampel air limbah dikirim ke Lab Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara dan dalam waktu dekat akan keluar hasilnya, dan memang jika ditemukan pelanggaran tentu dinas lingkungan hidup akan menindaknyasesuai dengan peraturan dan undang undang yang berlaku, jawabnya melalui pesan whatsapp ketika dihubungi media di sela sela pelantikan dimana dirinya diangkat menjadi salah satu Camat di Tobasa Oleh Bupati Tobasa kemarin (7/1).

Sementara itu, pihak manajemen PT Tapioka terkesan cuek perihal tersebut. Saat berusaha ditemui dan dihubungi mereka terkesan buang badan dan jika ditelepon mereka tidak mau mengangkat  dan pesan singkat juga tak kunjung dibalas.

Sama halnya dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup,saat berusaha dihubungi oleh awak media melalui seluler, yang bersangkutan terkesan mengabaikan awak media terkait hal ini.(HER/MT/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru