SUMUT

NASIONAL

Nelayan Temukan 1 Korban Boat Tenggelam di Batu Bara

Minggu, 26 Januari 2020 | 23.14 WIB
Kali Dibaca |


Batu Bara-Metrokampung.com
Satu korban Boat pukat apung KM Wingstone 2 yang tenggelam di perairan Tanjung Tiram Batu Bara berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dibantu nelayan  yang meneruskan pencarian dihari kedua pasca musibah.

Korban pertama kali ditemukan nelayan yang langsung mengabarkan kepada tim SAR Gabungan.

Akhirnya Tim SAR Gabungan  dibantu nelayan berhasil  mengevakuasi Ijal (52) warga Tanjung Balai, satu dari 3 ABK yang dinyatakan hilang ketika boat mereka karam di sekitar perairan Tanjung Tiram Batu Bara, Minggu   (26/01/2020).

Tim SAR Gabungan  bekerjasama dengan TNI AL dan Sat Pol Air dibantu nelayan pada hari kedua pencarian sejak Minggu pagi menyisir seluruh perairan Batu Bara.

Akhirnya  nelayan pukat apung di Beting Bawal sekitar 7 mil laut dari perairan Kuala Tanjung, Batu Bara, Sumatera Utara menemukan Ijal dalam keadaan tidak bernyawa sekitar 25 Nautical Mil dari TKP.


Ditpol Air Pos Pagurawan dengan memakai kapal KP II 2003 beserta crew yang dipimpin oleh Komandan Patroli Bripka Zulkifli, Brig Pol J Saragih (KKM), Brig Pol Widodo Eko Putro (Kelasi), Tomi (ABK) dibantu para nelayan langsung terjun kelokasi temuan jenasah ABK yang hilang.

Tim Ditpol Air  bersama anggota yang turun kelokasi penemuan  langsung mengevakuasi jenazah korban dan selanjutnya membawa ke RSUD Dr. Djulham Tanjung Balai.

"Alhamdulillah akhirnya pencarian kami menuaikan hasil walaupun melelahkan tapi sudah menjadi tugas kami untuk menindak lanjuti laporan masyarakat" ujar Komandan patroli KP ll 2003 Bripka Zulkifli.

Dikatakan Zulkifli, Senin (27/01/2020) tim SAR Gabungan  masih meneruskan pencarian terhadap 2 korban lagi yang belum ditemukan yakni Hesron Sitohang dan Fajar.

Sekedar diketahui, boat nelayan KM Wingstone 2 berangkat dengan 11 awak termasuk nakhoda dari perairan Asahan, Kamis (23/01/2020).

Namun, sampai di perairan Tanjung Tiram, Jum’at (24/01/2020) malam, boat tersebut dikhabarkan mengalami kebocoran lambung dan langsung tenggelam.

“Sekitar jam 23.00 Wib, lambung kapal bocor sehingga masuk air dan kapal tenggelam di sekitar perairan Tanjung tiram, semua ABK kapal melompat  ke air,” kata Korpos Basarnas Tanjungbalai-Asahan, Sukroadi Sastrawijaya, melalui anggota tim, Romy.

Tim Basarnas yang menerima informasi segera bergerak ke lokasi sejak Jum’at malam berhasil  menemukan 8 dari 11 awak kapal, sementara 3 lainnya masih dalam pencarian dibantu personel TNI AL dan Sat Pol Air.

Informasi yang diterima, 8 awak boat yang sudah ditemukan dalam keadaan selamat adalah Nasib Sitorus (Nahkoda), Samsul Bahri (KKM) dan 6 ABK, masing-masing Sinaga, Tison, Jon Siahaan, Erlan, Elci dan Agus.

Sementara itu, 3 ABK yang masih belum ditemukan dan  dalam pencarian adalah Izal, Hesron Sitohang dan Fajar. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru