SUMUT

NASIONAL

Duh! Baru Sebulan Proyek Irigasi di Desa Jumateguh Sudah Hancur, Retak dan Rusak Parah

Selasa, 04 Februari 2020 | 13.41 WIB
Kali Dibaca |


Dairi, Metrokampung.com
Masyarakat tani  Desa juma teguh, Kecamatan Siempatnempu, Kabupaten Dairi meragukan mutu hasil pekerjaan jaringan irigasi berbiaya ratusan juta rupiah yang dikerjakan pada November 2019 lalu.

Kondisi proyek bersumber anggaran Dinas Binamarga Kabupaten Dairi itu saat ini sudah rusak parah dan  beretakan dan tidak bisa dialiri air.

Warga menilai hasil pekerjaan asal jadi dan kondisi dinding serta lantai jaringan irigasi tersebut sudah rubuh . Irigasi tersebut dibangunkan tujuannya untuk mengairi  persawahan di Dusun dibanban
kenyataannya, irigasi tersebut tidak bisa mengaliri air ke areal persawahan warga. Areal persawahan kami saat ini. (4/02/2020).

Hasil pekerjaan jaringan irigasi tersebut pun dinilai sangat mubazir dan dianggap pemborosan anggaran. Apalagi kondisinya sudah hancur dan ketahanan bangunan irigasi tersebut tidak akan tahan lama.

“Melihat kondisi irigasi itu, kita meminta supaya penegak hukum memberikan perhatiannya atas kondisi jaringan irigasi yang baru selesai dikerjakan di kampung kami ini. Jaringan irigasi yang baru selesai dikerjakan akhir 2019 di kampung ini tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,” ujarnya.



Delson Siburian  (43), warga tani lain yang ditemui di dusun tersebut meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar turun lakukan opname proyek tersebut.

“Agar proyek asal jadi ini dijadikan sampel pihak BPK RI sebab kwalitas sangat kami ragukan, terbukti hancur, retak,”ungkapnya.

Pantauan Metrokampung.com di lapangan, lantai sudah rubuh dan dindining pada jaringan irigasi beretakan dan diduga spesifikasi campuran material tidak sesuai. Kondisi lantai juga tidak rata sehingga sulit untuk dialiri air.

Saat dikonfirmasi metrokampung.com ke TPK dinas terkait mengungkapkan, pihaknya akan turun ke lapangan meninjau jaringan irigasi itu. Bila ada yang rusak pasti akan dimintai pertanggungjawaban rekanan untuk memperbaikinya.(Bill/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru