SUMUT

NASIONAL

Kapoldasu Tegaskan Tidak Ada Lagi Aktivitas Perambahan Hutan Dan Karhutla di Kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Leuser

Jumat, 07 Februari 2020 | 22.22 WIB
Kali Dibaca |

Kapoldasu, Irjen Pol.Drs.Martuani Sormin, M.Si  Kapolda Sumatera Utara, dan  Daris Kaban Ketua DPD Walantara Kabupaten Karo bincang bincang di Cafee Amalia usai kegiatan gowes sepeda melewati jalur alternatif Jalan Jahe Karo tembus Langkat, Jumat (07/02/2020).

Karo, Metrokampung.com
Gowes bareng petinggi Kepolisian Daerah Sumatera Utara jajal jalan tembus Langkat - Karo. Mengambil posisi start dari Mako Polsek Sei Bingei Kab.Langkat, Kapolda Sumatera utara Irjen Pol Drs Martuani Sormin, M.Si  dan Wakapoldasu Brigjen Pol Mardhiaz Kusin Dwihananto, SIK, M.Hum turut didampingi Kapolres Tanah Karo AKBP Benni R Hutajulu, S.Ik beserta rombongan tampak gowess sepeda gunung melewati kawasan hutan taman Gunung Leuser (TNGL) di jalan alternative perbatasan Kabupaten Karo - Desa Telagah Kabupaten Langkat, Jumat (07/02/2020).

Usai menjajal daerah perbukitan kawasan hutan lindung tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Karo-Kabupaten Langkat (Tugu Kuliki) rombongan tim Gowess Poldasu istirahat di sebuah warung coffee Amelia yang berjarak 300 meter dari Tugu Kuliki.

Sambil menikmati secangkir kopi, Kapoldasu tampak berbincang hangat dengan Daris Kaban  Ketua DPD Walantara Kabupaten Karo beserta pengurus lainnya membahas terkait situasi hutan lindung di kawasan TNGL Jalan Jahe.

Disinggung terkait area hutan lindung yang tampak sudah banyak yang dirambah oleh warga, Kapoldasu menyangkan hal tersebut .

"Saya tegaskan tidak ada lagi kegiatan penebangan kayu dan pembakaran hutan (Karhutla) di kawasan hutan lindung. Dan jangan sungkan melaporkan ke pihak kepolisian apabila masih ada praktek ilegal loging maupun karhutla sesuai arahan bapak presiden baru baru ini  yang turut dihadiri seluruh kepala daerah di Jakarta, kepada rekan rekan yang tergabung di aktivis lingkungan DPD Walantara agar terus memantau keadaan hutan lindung ini dan jangan sungkan sungkan membuat laporan bila ada diketahui kegiatan merusak hutan di Tanah Karo," tegas Kapoldasu.

Menyikapi perambahan hutan yang terjadi di Kawasan TNGL, Kapoldasu berharap agar Pemkab Karo dan jajaran forkopimda untuk pro aktif dalam menjaga dan merawat fungsi hutan.

"Seharusnya Pemkab Karo dan jajaran Forkopimda pro aktif dalam menjaga kelestarian hutan, pemkab segera buat usulan agar kawasan hutan seperti kondisi sekarang ini di reboisasi kembali karna jika hal ini dibiarkan berlarut larut di khawatirkan sewaktu waktu dapat menimbulkan bencana," pungkasnya.

Dibawah guyuran hujan, usai melepas lelah dan menikmati kopi, Kapoldasu beserta rombongan  meninggalkan lokasi menuju hotel Sinabung Resort hill Berastagi bermaksud untuk makan siang bersama. Namun karna ada kegiatan lain, rombongan Kapoldasu melanjutkan perjalan pulang menuju ke Medan.(amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru