SUMUT

NASIONAL

Gerak Cepat Kades Persadanta Kecamatan Barus Jahe, Bagikan Sembako Bagi ODP Karantina Mandiri

Senin, 20 April 2020 | 19.29 WIB
Kali Dibaca |

Kades Persadanta, Usaha Barus berikan paket sembako  kepada warganya yang melakukan Karantina Mandiri.

Karo, Metrokampug.com
Kepedulian Kades Persadanta (Ujung Bandar) Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo terhadap ODP covid-19 patut diacungi jempol dan diteladani. Pasalnya, Kades, Usaha Barus bergerak cepat memberikan bantuan untuk isolasi mandiri bagi warga desanya  berupa beras, minyak makan dan telor, yang diserahkannya secara langsung, Senin (20/04/2020) pukul 10.00.wib

Pantauan awak media metrokampung.com, warga desa berinisial JET (32) dan istrinya EG (30) beserta putranya yang masih berusia 8 tahun tinggal satu rumah dan merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang pernah berinteraksi dengan PDP seorang wanita berusia 62 thn, Warga Kecamatan Barusjahe yang kemudian diketahui meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di rumah sakit Martha Friska dan telah dikebumikan di Pekuburan Umum Simalingkar Medan, Sabtu 18 April 2020.

Kades Persadanta, Usaha Barus menyebutkan kalau pemberian sembako kepada JET sekeluarga itu tak lain dalam upaya meringankan bebannya selama menjalani karantina mandiri.

“Jangan dinilai dari besar kecilnya bantuan ini, namun nilailah dari keseriusan Pemerintah dalam membantu warganya dalam memerangi wabah Covid 19 ini. Terutama bagi keluarga yang saat ini menjalani Karantina MAndiri” Ujar Barus sembari menyerahkan paket sembako yang langsung diterima JET.

Begitu menerima sembako, JET langsung mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kepala Desa terhadap keluarganya yang mulai melakukan karantina mandiri sejak 17 April 2020 lalu.

Terkait status ODP yang dikenakan kepada JET sekeluarga, Usaha Barus menerangkan kalau PDP yang meninggal tersebut merupakan kerabat dari JET dan menurut keterangan JET , kalau istrinya EG (30) berinteraksi langsung dengan almh.PDP pada tanggal , 15 April 2020.

“Istrinya pernah dua kali menyembur almarhumah, (Sembur merupakan obat tradisional Suku Karo/red), mengingat mereka masih ada tautan kekeluargaan,”terang Kades seraya menjelaskan kalau JET melakukan Karantina Mandiri merupakan kesadarannya sendiri.

Selanjutnya, Usaha Barus juga tetap menghimbau warga desanya sebagai langkah antisipasi dengan ini tertus menghimbau kepada keluarga almarhum untuk mengisolasi diri selama 14 hari terhitung sejak kontak terakhir dengan almarhumah.

Dilanjutkannya,  kepada warga desa agar mendengarkan himbauan pemerintah, “marilah kita kerja sama untuk memutuskan 'mata rantai' virus tersebut," ujarnya.

“Jika hanya Pemerintah saja yang bekerja tanpa adanya kerja sama dari masyarakat yah sama saja. Jadi, saya himbau kepada masyarakat agar tetap jaga jarak, jauhi kerumunan, dan tetap jaga kebersihan serta jaga pola makan yang sehat, rajin cuci tangan dan wajib menggunakan masker bila beraktivitas diluar rumah,” pintanya (amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru