SUMUT

NASIONAL

Shalat Idul Fitri di Mesjid Al Hidayah BSP Pakam

Minggu, 24 Mei 2020 | 21.06 WIB
Kali Dibaca |

Ustad Joko Ervansyah (kiri) Ketua STM Al Hidayah, Rahmadsyah (tengah) dan penasehat BKM Al Hidayah, Syarifuddin (kanan) usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri.

Lb Pakam, metro kampung.com
 Seratusan warga melaksanakan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriyah di Masjid Al Hidayah Komplek Perumahan BSP Lubukpakam, Minggu (24/5/2020) pagi.

 Jamaah yang shalat di Masjid Al Hidayah jumlahnya lumayan banyak. Ruang dalam mesjid dipenuhi jamaah laki-laki sedang jamaah perempuan dikhususkan di bagian luar belakang masjid.
 Shalat dilaksanakan pukul 07.30 WIB, namun warga telah berdatangan ke masjid ini sejak pukul 06.30 WIB.

Jamaah memadati Mesjid Al Hidayah BSP Lubukpakam.

 Meskipun shalat dilakukan di dalam dan luar masjid, namun warga tetap mematuhi protokol kesehatan mulai dari mandi dan mencuci tangan saat hendak memasuki area masjid.  Pelaksanaan shalat Idul Fitri juga tidak menerapkan jarak antarsaf. Saf jamaah rapat seperti biasa. Air cuci tangan disediakan di semua pintu masuk masjid lengkap dengan sabun cuci tangan. Perlengkapan serupa juga ada di tempat wudhuk.

 Pesan dari khutbah yang dibacakan Ustad Joko Ervansyah usai shalat Idul Fitri salah satunya supaya muslim bersabar melalui ujian pandemi corona.
 "Intinya tentang takwa, syukur dan kepasrahan sembari memohon dalam cobaan ini semoga kita diberi kemampuan, perlindungan, dan kesehatan," ucap Ustad Joko.

 Sementara ibadah puasa, menurut Ustad Joko, dimaksudkan untuk membentuk semua menjadi hamba bertakwa kepada Allah. Di dalam bulan Ramadhan banyak hal yang dalam kondisi normal kita boleh melakukannya karena hukumnya mubah. Tetapi selama puasa di siang hari kita dilarang melakukannya seperti makan, minum dan hal-hal lain yang membatalkan puasa.

"Semua itu untuk melatih kita menjadi manusia yang mampu menahan diri. Jika terhadap hal-hal yang sebenarnya kita boleh melakukannya namun kita menahan diri, maka apalagi terhadap hal-hal yang memang dilarang. Tentu kita mampu meninggalkan larangan itu,"bilangnya di hadapan jamaah  Shalat Idul Fitri.

 Selanjutnya Ustad Joko menghimbau seusai shalat Idul Fitri ini, ada baiknya untuk berikrar saling memaafkan di antara kita seperti keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan teman-teman.

 "Sekali lagi, mari kita berdoa agar ketaatan kita kepada Allah untuk menghindari marabahaya seperti wabah virus Covid-19 ini akan dibalas oleh Allah dengan segera dilenyapkannya wabah tersebut dari muka bumi ini. Sehingga kita dapat kembali menjalankan ibadah serta amalan untuk meningkatkan ketakwaan kita terhadap Allah SWT secara normal.

 Sekitar pukul  08.20 WIB  jamaah membubarkan diri dengan lebih dulu  bersalam-salaman dengan seluruh jemaah.

 Namun sebagian jamaah tidak langsung pulang ke rumahnya melainkan ada juga yang memilih tetap berada di masjid untuk berkumpul bersama rekannya berswafoto dan silaturahmi.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru