SUMUT

NASIONAL

17 Warganya Positif Covid-19, Nagori Tanjung Hataran Simalungun Diisolasi

Selasa, 16 Juni 2020 | 07.19 WIB
Kali Dibaca |

Bupati Simalungun JR Saragih, yang juga Ketua Gugus Tugas Simalungun saat ikut dalam pengawasan kegiatan Rapid test di Nagori Tanjung Hataran.
Simalungun, metrokampung.com 
Bupati Simalungun JR Saragih, yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengintruksikan, agar wilayah Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan diisolasi selama 14 hari.

Keputusan tersebut diambil JR Saragih setelah tim gugus tugas menemukan 17 Kasus Covid-19 di wilayah Nagori Tanjung Hataran.

“Wilayah ini akan kita isolasi, ini adalah langkah pencegagan guna memutus penyebaran Covid-19, Aktifitas keluar masuk warga akan diawasi secara ketat oleh TNI dan Polri serta dinas terkait," ujar Bupati Simalungun JR Saragih, Senin (15/6/2020).

Selain melakukan isolasi mandiri, JR Saragih juga ikut dalam mengawasi pemeriksaan rapid test dan penyemprotan desinfektan di Huta III, Nagori Tanjung Hataran, dalam pemeriksaan tersebut, dari 200 warga yang di rapid test, 16 diantaranya dinyatakan reaktif.

“Hasil hari ini 16 yang reaktif, dan ini semua akan kita rawat di RSUD Perdagangan untuk dilakukan pemeriksaan swab” jelas JR Saragih.

Bupati Simalungun juga menambahkan, dalam masa isolasi mandiri, kebutuhan sekitar 350 keluarga yang ada di Nagori Tanjung Hataran, akan dipenuhi oleh Pemkab Simalungun.

JR Saragih juga mengingatkan, agar masyarakat Tanjung Hataran selalu waspada dan selalu menaati protokoler kesehatan, dijelaskannya, Tanjung Hataran merupakan wilayah yang terbanyak pasien positif di Kabupaten Simalungun.

“Wilayah ini sudah masuk dalam kategori bahaya. Karenanya, kita harus bekerja bersama memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, dengan tetap menjaga kesehatan dan terapkan selalu protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Bupati.

Ditambahkannya, bahwa Pemerintah telah siap sedia memberikan pelayanan dan bantuan dalam mengatasi penyebaran Covid-19 di Simalungun.

“Jangan takut dirawat di Rumah Sakit, pelayanan di Rumah Sakit kita usahakan sebaik dan senyaman mungkin untuk mempercepat kesembuhan pasien,” tutup Bupati.

Sementara itu, untuk update data kasus Covid-19 saat ini di Kabupaten Simalungun, Positif yang sedang dirawat sebanyak 25 orang, yang sembuh 19 orang dan yang meninggal 1 orang.(ris/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru