SUMUT

NASIONAL

Ternyata Kabar Sembako dan Telor Busuk Hoax Begini Penjelasannya

Senin, 22 Juni 2020 | 22.04 WIB
Kali Dibaca |


Dairi, metrokampung.com
Stok sembako yang berada di Pokja Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi semuanya dalam kondisi baik dan siap disalurkan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pokja Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Dekman Sitopu untuk meluruskan informasi yang tidak benar yang menyatakan bahwa kondisi  sembako yang berada di Pokja Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi sudah dalam keadaan busuk.

Menurutnya,  pada saat adanya kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Dairi beberapa hari lalu ke Pokja Logistik Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, anggota DPRD menyampaikan rekomendasi dan saran agar bantuan sembako yang ada segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, karena ada jenis sembako yang beresiko busuk seperti telur.

"Gugus Tugas dalam hal ini berterimakasih atas segenap perhatian Dewan dan saran agar setiap jenis sembako yang tersedia di pokja logistik ditangani dengan baik dan segera disalurkan kepada pihak yang membutuhkan dan diupayakan terhindar dari resiko busuk. Memang pernah ada kejadian sumbangan berupa telur dari masyarakat yang pada saat diterima ada yang pecah dan baru diketahui beberapa hari kemudian, sempat mengeluarkan aroma bau yang terjadi saat pengangkutan dan pemindahan sembako dan segera dilakukan pembenahan kemasan sembako, dan bau itu bukan karena  sembako busuk atau kadaluarsa. Kondisi sembako  saat ini masih baik dan layak untuk disalurkan," tegas Dekman, Senin (20/06/2020).


Dekman Sitopu melanjutkan, terkait stok sembako yang ada di Bidang Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, dirinya menyampaikan bahwa paket-paket sembako tersebut  sudah dijadwalkan untuk disalurkan sesuai dengan data dan agenda penyaluran yang telah terjadwal, agar penyaluran tepat sasaran sebagaimana instruksi Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang harus dilakukan dengan cara transparan dan prudent, dimana harus dilakukan pendataan yang akurat sehingga penyaluran sembako sesuai dan tepat sasaran.

"Sesuai dengan data per tanggal 19 Juni 2020 adapun Paket Sembako berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 liter, indomie 10 bungkus sebanyak 366 paket dalam kondisi baik dan siap salur. Rencananya akan disalurkan ke THL kependidikan di SMP Negeri se Kabupaten Dairi mulai hari Rabu tanggal 24 Juni 2020. Selain itu tersedia 100 paket berisikan beras 3 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter dan mie putih yang akan disalurkan kepada guru/tutor TK.  Stok telur tersedia 575 butir, semuanya dalam kondisi baik dan siap salur," terang Dekman. 

Berkaitan dengan pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Dairi, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Drs. Leonardus Sihotang yang juga merupakan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi turut mengajak  semua pihak baik masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat agar memberikan kepedulian dalam menyikapi hidup di masa masa pandemik covid-19. Bentuk kepedulian beragam antara lain melalui kegiatan saling membantu di tengah masyarakat, menerapkan pola hidup sehat sesuai  protokoler kesehatan dalam menyikapi wabah Covid-19, saling berbagi informasi yang berguna bagi masyarakat  menyikapi pola hidup baru di era menyambut new normal. 

Untuk itu sangat  diharapkan agar  semua pihak dapat menyampaikan dan menggunakan informasi yang benar sesuai data dan fakta  sehingga bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Dairi. Penyebarluasan informasi  yang tidak benar di tengah masyarakat,  merupakan pelanggaran yang sebenarnya tidak perlu terjadi  asalkan semua pihak berkenan melakukan cek dan kroscek informasi.

"Saya menghimbau agar semua pihak tidak menyebarkan informasi yang tidak benar. Kritik atau saran dipersilahkan tapi jangan menyebar berita yang tidak benar dan berbau fitnah. Gugus Tugas telah berupaya seoptimal mungkin melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya secara transparan dan akuntabel," tutup Leonardus Sihotang.(vk/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru