DELI SERDANG, metrokampung.com
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), dan Pasar Bakaran Batu, Lubuk Pakam, menjadi lokasi yang diinspeksi mendadak (sidak) oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, pada hari pertama kerja usai libur Tahun Baru 2026, Jumat (2/1/2026).
Pada sidak di Disdukcapil, Bupati menegaskan, pengurusan administrasi kependudukan tidak lagi terpusat di kantor dinas, melainkan telah dilayani di tingkat kecamatan dan desa.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurai penumpukan masyarakat serta mempercepat pelayanan.
"Sudah ada loket pelayanan di seluruh kecamatan. Jadi, tidak perlu lagi datang ke Disdukcapil. Bahkan di beberapa desa sudah tersedia loket Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Lengkap dan Elektronik (Paten Kali) dengan pelayanan yang sama seperti di kecamatan," ujar Bupati kepada masyarakat yang sedang mengurus administrasi kependudikan (Adminduk).
Pelayanan di kecamatan, meliputi penerbitan Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian. Saat ini, lebih dari 60 loket di kantor desa serta satu loket kelurahan telah beroperasi.
"Bagi masyarakat yang terlanjur datang ke sini, silakan tinggalkan berkas dan pengambilannya nanti dilakukan di kecamatan," imbuh Bupati.
Bupati mewanti-wanti seluruh pegawai Disdukcapil proaktif memberikan informasi kepada masyarakat terkait keberadaan loket Paten Kali serta melakukan evaluasi apabila terjadi kendala atau keterlambatan penyelesaian dokumen.
Di kesempatan itu, Bupati juga menegaskan, setiap pengurusan administrasi kependudukan wajib disertai bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Kebijakan ini diambil untuk menertibkan administrasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak daerah.
"Pelayanan publik harus sejalan dengan kepatuhan administrasi. PBB adalah kewajiban bersama untuk membangun daerah," tegas Bupati.
Selain itu, sistem pelaporan perpindahan domisili yang cepat dan mudah untuk segera disiapkan, baik melalui layanan WhatsApp resmi maupun aplikasi digital.
"Jangan sampai masyarakat dipersulit. Harus ada sistem yang cepat, transparan, dan mudah diakses,' ujarnya.
Sidak kemudian dilanjutkan ke PMPTSP. Kali ini, Bupati meminta seluruh proses perizinan dipercepat. Setiap kendala yang muncul harus segera dievaluasi dan diselesaikan agar tidak terjadi penumpukan permohonan.
"Kalau ada hambatan, jangan dibiarkan berlarut-larut. Harus ada evaluasi dan solusi cepat. Iklim usaha di Deli Serdang harus kita jaga," pungkas Bupati.
Selanjutnya, Bupati yang turut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Dedi Maswardy SSos MAP dan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) meninjau Pasar Bakaran Batu, Lubuk Pakam.
Pada peninjauan itu, Bupati sempat berdialog dengan para pedagang. Salah seorang pedagang ayam potong mengeluhkan sulitnya akses air bersih untuk membersihkan lapak.
Bupati juga menyoroti aliran air di kawasan pasar yang kurang lancar dan menyebabkan genangan di beberapa titik, meski jalan telah dibatako.
"Persoalan air bersih, talang, dan parit yang tersumbat harus segera dibenahi. Ke depan, Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup, dan Cipta Karya dan Tata Ruang harus berkolaborasi untuk pembenahan. Apalagi pasar ini akan menampung pedagang dari kawasan Delimas," tegas Bupati.
Sumber : DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
Editor : Simon Sinaga



