SUMUT

NASIONAL

10 Desa di Kecamatan Moro Terima BST Kemensos Tahap III

Kamis, 09 Juli 2020 | 06.56 WIB
Kali Dibaca |

Tampak petugas dari kantor pos dibantu staf desa saat melanyani masyarakat penerima BST.
Moro,metrokampung.com
Setelah sempat tertunda penyalurannya, akhirnya kantor pos Cabang Moro kembali membagikan BST Kemensos tahap III untuk masyarakat desa yang ada di kecamatan Moro.

Seperti pantauan awak media metrokampung,com di desa Rawa Jaya, Selasa (07/07/2020).

Tampak masyarakat sudah mulai berdatangan ke kantor desa pada pukul 15.15 wib, mereka mengantri dengan rapi sambil menunggu namanya di panggil petugas dari kantor pos, sehingga hal ini dengan sendirinya mempercepat pembagian dana BLT tersebut.

Ibu Noreha, warga desa Rawa Jaya saat menunjukkan bukti penerimaan BST Kemensos.
Data yang kami dapatkan di lapangan, dari 80 KK penerima BST Kemensos, 76 diantaranya dibayar langsung tunai, sedangkan 4 KK lagi melalui kartu ATM BNI.

Seperti penuturan M.Sirad Kades Rawa Jaya kepada awak media metrokampung.com.

"Untuk saat ini, semua warga saya terkaper dengan merata, baik itu di BST dan BLT-DD serta bantuan sosial lainya, semuanya merata, jadi sampai saat ini belum ada warga yang saya dengar ribut-ribut akibat namanya tidak tercantum. Kalau memang dia layak menerima bantuan ini, tetap kita masukkan datanya," ucap kades M. Sirad kepada awak media metrokampung,com.

Ketika ditanyakan perihal jaringan listrik yang saat ini masih 12 jam nyalanya, padahal jaringan yang terpasang saat ini menghubungkan tiga desa, yaitu Desa Rawa Jaya, Desa Niu Permai dan Desa Sugi, kenapa belum bisa dinyalakan 24 jam, dengan lembutnya pak kades bercerita, sebenarnya jaringan PLN yang menghubungkan tiga desa ini dulu uda di resmikan, kalau nggak salah awal tahun 2019 tepatnya bulan Januari, pada saat itu yang meresmikan Plt gubernur Kepri Bapak Isdianto.

"Dan beliau mengatakan pada saat itu, kalau tidak ada halangan, mungkin akhir tahun 2020 akan dialiri listriknya sehingga masyarakat dari 3 desa ini dapat menikmati listrik selama 24 jam, bukan 12 jam lagi," ucap kades penuh harap kepada media metrokampung.com.

Kalau dihitung dari sekarang, berarti tinggal 5 bulan lagi dari waktu yang dijanjikan oleh beliau, "mudah-mudahan pak kades tidak lupa apa yang dia janjikan kepada desa ini, sebab janji itu adalah utang," tutur awak media kepada pak kades sambil mengakhiri pembicaraan kami.

Penulis : Sahat Sijabat
Editor : Simon Sinaga
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru