SUMUT

NASIONAL

Gegara ADD Kades Gundaling Dilapor Warga ke Polres Dairi

Senin, 27 Juli 2020 | 21.34 WIB
Kali Dibaca |

Warah menyerahkan laporan dugaan penyelewengan ADD kepada Kanit Tipikor Polres Dairi.
Sidikalang, metrokampung.com
Diduga melakukan penyimpangan penggunaan DD/ADD, puluhan warga Desa Gundaling, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi mengadukan kepala desa mereka ke Unit Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) Polres Dairi, Senin (27/7/2020).

Puluhan warga dikomandoi Tahan Maruli Simbolon (40) tiba di Mako Polres Dairi dan diterima Kanit Tipikor Polres Dairi, Ipda Tobok Panggabean.

Kepada wartawan, Tahan Marulitua Simbolon usai  memberikan laporan tertulis ke Tipikor didampingi puluhan warga Desa Gundaling mengatakan dugaan korupsi Anggaran Dana Desa Gundaling Tahun Anggaran 2018 dan 2019 sudah lama dipantau warga.

"Sebelumnya secara lisan kami masyarakat Desa Gundaling sudah mengingatkan seraya meminta Kepala Desa (ES) agar penyelenggaraan DD/ADD Gundaling dilakukan secara transparan. Itu kami sampaikan di saat ada rapat dan musyawarah desa terutama diacara musrembang desa dihadapan Muspika Gunung Sitember," sebut Maruli Simbolon.

Ditanya tentang dugaan korupsi yang dilakukan (ES), Tahan menambahkan adanya penggelembungan harga atau mark up harga sejumlah material pada Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Diantaranya banyak sejumlah material dan  harga satuannya dibuat lebih tinggi dari harga pasar, dikarenakan suplayir material itu adalah suami kepala desa itu sendiri," kata Maruli seraya menutrukan segala kegiatan DD/ADD Gundaling dimonopol.

Diterangkan seperti pengerasan jalan Tahun Anggaran 2019 lalu. Batu pecah diambil dari  lokasi kegiatan akan tetapi dibuat harganya jauh di atas harga pasar dan dalih dihitung sama ongkos angkutannya.

"Ada lagi Pembangunan Sarana Air Bersih (PSAB) Tahun Angaran 2018. Dalam RAB dibuat ada pompa air sumber sibble satu unit, faktanya di lapangan tak ada pompa dimaksud.

Surat yang diteken oleh 24 warga Desa Gundaling itu ditembuskan kepada Kapolda Sumut, Kapolri di Jakarta dan wartawan.

"Kami berharap kepada Tipikor Polres Dairi untuk sesegera mungkin memproses informasi tertulis yang kami sampaikan. Dan kepada rekan- rekan pers yang bertugas di Kabupaten Dairi agar membantu mempublikasikan pengaduan kami ini. Kasus ini akan kami kawal sampai tuntas," kata Maruli.(in/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru