SUMUT

NASIONAL

Polres DS Dinilai Lamban HMI Minta Poldasu Ambil Alih Kasus Puskesmas Bangun Purba

Kamis, 16 Juli 2020 | 20.24 WIB
Kali Dibaca |

Puskesmas Bangun Purba yang ditinggal kabur pemborong
Lb Pakam, metrokampung.com
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Deliserdang  minta Polda Sumut (Poldasu) mengambil alih pengusutan pembangunan proyek Puskesmas Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang senilai Rp 3,2 Miliar yang mangkrak pekerjaannya karena ditinggal kabur pemborong.

Termasuk permasalahan dugaan mark up harga pengadaan tanah untuk pembangunan Puskesmas sekira Rp 300 dari APBD Deli Serdang TA 2019.

"Kita menilai hingga saat ini belum jelas bagaimana proses penanganan kasus tersebut. Makanya, jika Polresta Deliserdang tidak segera mengungkap kasus ini, kami meminta Polda Sumut untuk turun  mengambil alih penanganannya," kata Ketua HMI Cabang Deliserdang, Eka Azwin Lubis, Kamis (16/7/2020).

Eka menanggapi proses berjalannya penyelidikan setelah Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan kepada wartawan pada Sabtu (30/5/2020) di Mapolresta Deli Serdang.

Apalagi, Senin (6/7/2020)  Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan, penyidik Satreskrim Polresta Deli Serdang masih meminta hasil audit dari APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah).

Eka pun menilai prosesnya terlalu lamban.

"Polisi harusnya bertindak cepat dalam menyikapi kesalahan dalam proyek pembangunan Puskesmas di Bangun Purba yang hingga kini tidak jelas keberlanjutannya," tegas Eka.

Kata Eka, cita-cita mulia polisi yang profesional, modern dan terpercaya harus dibuktikan dengan terungkapnya pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan Puskesmas mangkrak , hingga dugaan mark-up harga pengadaan tanah untuk pembangunan Puskesmas tersebut.

Menurut Eka, bila permasalahan pembangunan Puskesmas dibiarkan berlarut maka sangat merugikan masyarakat Deliserdang khususnya di Kecamatan Bangun Purba.

 "Sebab terkendalanya pembangunan Puskesmas itu sudah mengangkangi hak masyarakat untuk mendapat kemudahan dalam akses kesehatan," paparnya. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru