SUMUT

NASIONAL

Diduga Minta Uang Ke Perangkat Desa, Kades Tanjung Purba Kena OTT

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14.39 WIB
Kali Dibaca |

Kantor Kepala Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba.
Deliserdang, metrokampung.com
Kepala Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, HP terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Reskrim Polresta Deliserdang, Selasa (11/8) sore.

Informasi dihimpun,  Rabu (12/8), tertangkap tangan oknum Kades tersebut diduga meminta uang kepada perangkat desanya yang masa kerjanya akan berakhir.

Diketahui perangkat desa tersebut berinisial LN , ia diminta uang sejumlah Rp.5.000.000 untuk perpanjangan masa kerja sebagai Kaur di Desa Tanjung Purba oleh oknum Kades HP.

Saat itu LN menyerahkan uang tersebut kepada oknum Kades HP, kelang beberapa menit. pihak Reskrim Polresta Deliserdang menciduk oknum Kades HP dan ditemukan barang bukti berupa uang tunai Rp.5.000.000 hasil dari ia meminta kepada LN.

Pihak Reskrim Polresta Deliserdang kemudian memboyong oknum Kades HP tersebut ke Mapolresta Deliserdang di Jalan Sudirman Lubuk Pakam untuk proses lebih lanjut.

Warga sekitar yang mengetahui hal ini langsung berbondong bondong ke Kantor Desa Tanjung Purba tersebut ingin mengetahui apa yang terjadi .

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad firdaus membenarkan penangkapan HP secara operasi senyap tersebut.

Saat di konfirmasi metrokampung Via Wast App, Kompol Muhammad firdaus membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Benar bang, Saya lagi di Polda ada rapat bang" jawabnya singkat.

Ia menyebutkan bahwa barang bukti berupa uang tunai dan surat perpanjangan Kaur.

"Barang Bukti nya uang 5 juta dan surat perpanjangan Kaur pemerintahan desa" kata Muhammad firdaus.

Terpisah Camat Bangun Purba, Raden Mewah juga membenarkan bahwa oknum Kades HP tersebut terjaring operasi senyap oleh Polresta Deliserdang.

"Informasi penangkapan itu Saya ketahui semalam dan informasinya kasus pengangkatan perangkat desa, belum tau barang buktinya apa, semalam saya gak bisa dihubungi karena rusak sinyal, yang menangkap Kades itu pihak Polresta Deliserdang," jelas Raden Mewah via selular saat di konfirmasi. (Bobby/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru