SUMUT

NASIONAL

Keluarga Jasad dalam Karung Berharap Segera Dikebumikan

Minggu, 23 Agustus 2020 | 10.28 WIB
Kali Dibaca |

Ibu korban, Mirawati Saragih dan suaminya Herman menceritakan kisah anaknya Nick Wilson sebelum ditemukan tewas.
Bangun Purba, metrokampung.com
Duka mendalam dirasakan keluarga Nick Wilson alias Dimas (13). Rumahnya di Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang masih dipenuhi kerabat, warga dan pelayat.

Dimas adalah korban dugaan perampokan sadis. Mayatnya dibungkus dalam karung hingga membusuk dan ditemukan salah seorang pencari pasir di aliran Sungai Merah, Tanjung Morawa, Rabu (18/8/2020).

Hingga Sabtu (22/8/2020), keluarga dan kerabat masih menantikan kepulangan jenazah korban dari proses penyidikan  pihak kepolisian agar dapat segera dimakamkan.

Nick Wilson semasa hidupnya.
Keluarga korban tampak sangat terpukul dengan kematian Dimas yang begitu tragis. Bahkan, ibu korban Mirawati Saragih (38) tak henti hentinya menangis mengingat kepergian anaknya dan mendapat kabar sudah meninggal  Mirawati Saragih didampingi suaminya Herman (45) menyebutkan, anak kedua dari tiga anaknya itu tak pulang sejak permisi hendak membeli sarapan pagi pada Sabtu (15/8/20).

"Bertepatan hari itu adalah hari ulang tahun korban,"kata Mirawati.

Lanjutnya, dia bangun pagi-pagi  menanyakan saya kalau hari ini hari apa  ya ma.Terus dia peluk saya sambil menangis  dan anehnya saya juga menangis.  "Padahal selama ini ia tak pernah berlaku seperti itu.

Lantas  saya ingat itu hari ulang tahunnya.Terus saya tawarkan, mau makan apa dek. Katanya mau beli sarapan saja, saya kasi uang beli sarapan. Tapi sejak itu ia tidak pulang-pulang, kami terus berusaha mencari kemana-mana menanyakan pada tetangga dan teman sekolahnya. Tapi sampai hari Minggu atau keesokan harinya tidak ada satu orangpun yang melihat Dimas. Kami terus mencari, dua hari kemudian membuat laporan kehilangan ke pihak Polsek Galang ," papar Mirawati seraya menangis.

Selanjutnya, kata Mirawati, Rabu (18/8/20) malam ia mendengar dari temannya warga Desa Pisang Pala, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang bahwa ada penemuan mayat laki-laki di Sungai Merah, Desa Sei Merah perbatasan antara Kecamatan Galang dengan Kecamatan Tanjung Morawa.

"Setelah melihat foto-foto yang ada, awalnya saya tidak percaya kalau mayat tersebut anak saya karena kondisi mayat sudah bengkak dan seperti orang dewasa. Tapi saya melihat baju lengan panjang kaos pada mayat pria tersebut mirip kaos milik anak saya. Perasaan saya gak enak. Saya lalu pulang kerumah dan mencari baju kaos yang mirip tersebut saya bongkarin lemari baju semua, namun tak menemukannya,"tuturnya.

Pada Rabu malam itu juga, tambah Mirawati, ia mendapat informasi dari pihak Kepolisian untuk melihat langsung barang-barang korban dan ciri ciri fisik korban.

Setelah itu barulah Mirawati yakin kalau jenazah tersebut adalah Nick Wilson anaknya .

“Saya tanda baju celana, cincin dan rambut bagian poninya itu dicat warna kuning. Saya berharap jenazah cepat dipulangkan agar bisa di kebumikan dan pelaku dapat ditangkap.Sedangkan Yamaha Jupiter yang dipakai Dimas hingga kini tidak ditemukan," ujar Mira.

Sementara Herman (45) ayah korban menduga anaknya menjadi korban perampokan yang sudah direncanakan seseorang. Sebab kreta yang di kendarainya hilang hingga kini.

“Pelaku diduga setelah membunuh anak saya lalu mengambil kreta yang di bawanya. Kami berharap pihak Kepolisian dapat segera menangkap pelaku pembunuhan  dan segera pula memulangkan jenazah korban kerumah duka umtuk segera dimakamkan secara layak ,” harap Herman.

Terpisah, Kepala Desa Ujung Rambe, Dian Ika, Sabtu (22/8/2020) menyebutkan, setelah penyelusuran oleh pihak keluarga, warga masyarakat dan Polresta Deliserdang, ia menyimpulkan bahwa di Desa Ujung Rambe ada warga yang kehilangan  anak sejak  tanggal 15/8/20 lalu dan dicocokkan dengan temuan mayat laki-laki tanpa identitas di aliran Sungai Merah, Desa Sungai Merah (Kalitawang) memiliki kemiripan dengan warganya yang hilang tersebut. Apalagi orang tuanya juga mengenali beberapa barang barang milik korban.Seperti, cicin, baju dan celana juga bagian tubuh korban.

“Kami sangat terkejut dengan peristiwa ini. Pelaku pembunuhan tersebut begitu tega karena korban bukanlah orang kaya. Sekiranya dirampok dan kenapa harus sesadis itu cara menghilangkan nyawa korban dengan dimasukkan ke dalam karung diikat dan ditenggelamkan ke sungai. Ini adalah perbuatan yang sangat sadis terhadap anak-anak yang masih sekolah kelas 2 SMP ,” ucap Dian Ika geram.

Kini di rumah duka sudah terpasang tenda dan sejumlah kursi disediakan bagi para warga dan teman teman sekolah  yang banyak silih berganti mengucapkan turut berduka cita atas kematian Nick Wilson alias Dimas .

Diberitakan sebelumnya, Polresta Deli Serdang berhasil mengungkap mayat pria terbungkus karung membusuk di aliran Sungai Merah'Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang yang ditemukan warga pada Rabu (18/8/20) ternyata mayat Nick Wilson, pelajar kelas II SMPN 2 Galang,Deli Serdang.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru