SUMUT

NASIONAL

Pemkab Batu Bara Akan Beli Mobil PCR

Jumat, 07 Agustus 2020 | 10.28 WIB
Kali Dibaca |

Bupati Batu Bara Zahir (3 dari kanan) pada Sosialisasi Adaptasi Kehidupan Baru di Kabupaten Batu Bara.
Batu Bara, metrokampung.com
Pemkab Batu Bara akan mengadakan Mobil PCR keliling untuk memudahkan masyarakat yang hendak menjalani PCR atau tes swap. Selain itu dengan mobil PCR hasilnya dapat diperoleh dalam waktu singkat.

Rencana pengadaan mobil PCR (Polymerase Chain Reaction) tersebut diutarakan Bupati Batu Bara Zahir pada acara Sosialisasi Adaptasi Kehidupan Baru di Kabupaten Batu Bara di aula Kantor Bupati di Lima Puluh, Kamis (6/8/2020).
Sosialisasi Adaptasi Kehidupan Baru di Kabupaten Batu Bara diselenggarakan PWI Batu Bara bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara.

Terkait penanganan atau pemeriksaan lanjutan orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Batu Bara diakui Bupati selama ini merepotkan berbagai pihak. Itu dikarenakan pemeriksaan PCR atau test swap belum dapat dilakukan di Kabupaten Batu Bara.

Sebagai solusi Bupati menyatakan akan memanfaatkan insentiv yang diterima dari Pemerintah Pusat untuk pengadaan mobil PCR.

"Saya telah instruksikan Kadis Kesehatan untuk membeli mobil PCR. Mobil ini nantinya akan berkeliling melakukan PCR sehingga tidak perlu lagi pergi ke daerah lain," ucap Bupati.

Dikatakan Bupati, dengan mobil PCR akan diperoleh keuntungan karena bisa dilakukan deteksi dalam 4 jam bila ada yang positif Covid-19 baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal.

"Jadi kita tidak perlu lagi menunggu selama 1 minggu untuk mengetahui hasil PCR terkonfirmasi positif Covid-19", harap Bupati.
Menyikapi perkataan Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan kehidupan kita pasti berubah, menghadapinya adalah keniscayaan, Bupati Batu Bara Zahir berharap kita dapat bersabar menghadapi wabah Covid-19 dengan menerapkan adaptasi kehidupan baru (AKB).
Namun disayangkan Bupati, masih banyak masyarakat yang belum memahami makna kenormalan baru. Masih banyak anggapan bahwa dengan kenormalan baru sudah bebas melakukan kegiatan apa saja.

"Padahal bukan itu maksudnya. Karenanya saya minta kepada seluruh wartawan untuk mensosialisasikan adaptasi kehidupan baru,"harap Bupati.(rud/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru