Pesantren Saifullah An Nahdliyah Dibangun di Namorambe

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 22.42 WIB
Kali Dibaca |

Wabup Deliserdang meletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Saifullah An Nahdliyah di Namorambe.

Namorambe, metrokampung.com
Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Saifullah An-Nahdliyah Tahun 2020 di Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, Kamis (15/10/2020). Turut hadir  Pimpinan Pondok Pesantren Saifullah An Nahdliyah Amir Panatagama, Danyon Armed 02/105 KS Letkol Arm Hendrik Setiawan, mewakili Kepala BBPLK Sumatera Utara M Iqbal Ibrahim, Ketua BPSU Sumut Yulizar Parlautan Lubis, Perwakilan Kakan Kemenag Deli Serdang, Camat Namorambe bersama dengan Muspika dan Kades Batu Gemuk, Gemuk Sembiring.

Dalam sambutan perwakilan Kepala BBPLK Sumatera Utara M Iqbal Ibrahim  mengatakan  Program BLK Komunitas yang  didirikan sejak Tahun 2017 hingga 2019 mencapai  1.137 lembaga sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo yang mengapresiasi terobosan dari Kementrian Ketenagakerjaan dalam membangun BLK Komunitas di seluruh Indonesia. 

Pembangunan BLK Komunitas ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan kompetensi berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dan diharapkan dengan BLK komunitas ini para santri yang merupakan bagian dari masyarakat mampu bersaing dengan siswa siswa lain yg tidak berasal dari pesantren. Sehingga siswa-siswa dari pesantren kelak mampu memiliki life skill yang mampu menunjang kembali kehidupan masyarakat.

Selain itu juga dalam sambutannya Pimpinan Pondok Pesantren Saifullah An-Nahdliyah Amir Panatagama menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari aparat pemerintah baik itu desa kecamatan hingga kabupaten dan memohon doa agar kiranya pesantren sebagai lembaga islam dapat berkiprah dimasyarakat sebagaimana layaknya pesantren pesantren pada umumnya.

Peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten menjadi hal yang sangat di perlukan di era revolusi industri 4.0, yang berdampak pada  aspek sosial yaitu berkurangnya campur tangan manusia dalam proses produksi sehingga menyebabkan turunnya lapangan pekerjaan kendati melonjaknya para pencari kerja dan terbatasnya lowongan pekerjaan yang tersedia.”Ujar Wabup dalam pidatonya.

Lanjut Wakil Bupati menyampaikan bahwa untuk menyikapi kondisi dan tantangan yang terjadi maka tidak hanya pengetahuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia saja melainkan memiliki keterampilan dan kecakapan agar tidak kalah bersaing dalam era globalisasi yang terus berkembanh pesat saat ini.

"Pembangunan balai latihan kerja komunitas pondok pesantren saifullah An-Nahdliyah yang merupakan bantuan dari Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia Tahun 2020 patut disyukuri dan diyakini dari tempat ini akan lahir sumber daya manusia yang memiliki keterampilan untuk menjawab kebutuhan pasar dalam era globalisasi saat ini," tutup Wabup.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

 
©Copyright 2017 - All Rights Reserved