Rutan Sidikalang Gandeng TNI Gelar Razia Insidentil Kamar Hunian

Editor: metrokampung.com

Dairi, Metrokampung.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang Kabupaten Dairi, konsisten mempertegas integritas serta pelayanan dan keamanan melalui langkah preventif yang ketat, hal ini sejalan dengan implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kali ini, Rutan Sidikalang menggelar razia insidentil gabungan menggandeng personil  TNI sebagai upaya nyata pemberantasan barang terlarang yang berpotensi menjadi celah praktik pungutan liar (pungli) dan peredaran narkoba, pada Sabtu (14/03/2026).

Kegiatan razia dan penggeledahan inipun dipimpin langsung oleh Ka.KPR Rutan Kelas IIB Sidikalang, Brema Barus. 

"Kegiatan ini kita mulai pada pukul 20.00 WIB. sebanyak 17 personel gabungan, terdiri dari 15 petugas rutan dan 2 anggota TNI, kita sama sama menyisir kamar hunian nomor 16 hingga 23 di Blok Imam Bonjol secara teliti. Harapan kami agar Rutan Kelas IIB ini Selalu dalam kondisi aman dan terkendali serta maksimal dalam pelaksanaan tugas," tulis Brema melalui pesan WA. 

Kepada wartawan, brema membeberkan pada saat penggeledahan tim mendapati sejumlah barang  yang dilarang berada didalam sel , di antaranya:
6 buah pisau rakitan, 2 buah pisau cukur,  1 buah gunting, 8 buah botol kaca, 8 buah mancis, 2 buah sendok besi, Barang-barang lain seperti penggaris besi, jarum, dan kartu remi.

Dalam hal ini kepala rutan  kelas IIB Sidikalang  loviga, juga menegaskan bahwa razia ini bukan sekedar rutinitas keamanan, melainkan bentuk pengawasan ketat guna memastikan tidak adanya fasilitas atau barang terlarang yang disalahgunakan untuk praktik penipuan maupun pungutan apapun didalam rutan.

 "Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih dan transparan. Razia gabungan ini adalah bukti nyata bahwa tidak ada ruang bagi barang ilegal maupun praktik pungli di Rutan Sidikalang," tegas Loviga.

Selanjutnya, seluruh barang temuan tersebut akan segera didata dan segera dimusnahkan di tempat dan diharapkan Sinergi antara Rutan dan TNI dapat terus terlaksana untuk dapat memutus mata rantai potensi gangguan keamanan serta menjaga marwah institusi dari segala bentuk penyimpangan serta menjaga stabilitas dan integritas hunian demi pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik.(vikram/mk) 
Share:
Komentar


Berita Terkini