Pengikut

SUMUT

NASIONAL

BNN Pematangsiantar Grebek Indekos dan Warnet, 9 Orang Positif Narkoba

Kamis, 12 November 2020 | 21.07 WIB
Kali Dibaca |



Pematangsiantar, metrokampung.com
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar menggelar operasi pemberantasan narkoba di kamar kos-kosan dan salah satu warnet, Khamis pagi (12/11) pukul 09.00 Wib.

Operasi razia langsung dipimpin Kepala BNN Pematangsiantar Drs. Tuangkus Harianja MM yang diikuti personil gabungan BNN itu tidak sia-sia, dari hasil razia di kos-kosan Violet tepatnya di Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Kampung Karo,Kecamatan Siantar Selatan, Pematangsiantar. 1 orang penghuni kos dinyatakan positif mengandung metamfetamina sedangkan 1 orang wanita masih menunggu hasil test urine.

Operasi razia dilanjutkan ke titik ke-2, dari hasil operasi di sebuah warnet yang terletak di Jalan Narumonda, persis disamping kantor salah satu organisasi kepemudaan, BNN berhasil mengamankan 7 pemuda dan dari hasil test urine positif mengkonsumsi narkoba.

“Jumlah keseluruhan yang kita jaring pada razia pagi hari ini ada 9 orang. Saat kita test urine di lokasi razia 8 orang dinyatakan positif narkoba sementara 1 orang lagi wanita pada saat razia urinenya tidak bisa keluar namun setelah kita bawa ke kantor BNN Pematangsiantar dan kita test urine hasilnya positif,” ujar Kasi P2M BNN Dewi Sartika Tarigan SE.

Dewi menambahkan “saat ini kesembilan orang masih diperiksa di kantor BNN Kota Pematangsiantar, guna mengetahui sejauh mana pemakaian dan kebutuhan terhadap narkoba,”ungkap Dewi.

“Dari hasil pemeriksaan test urine terhadap kesembilan orang tersebut yaitu MR, LT, NS, IT, DS, AS,JS, HR dan RS hasilnya positif menggunakan narkoba yaitu sabu dan ekstasi dan ganja,”pungkas Dewi.

Sementara itu Kepala BNNK Pematangsiantar Drs.Tuangkus Harianja MM kepada kliktodaynews mengatakan razia akan terus dilakukan di sejumlah kawasan kota Pematangsiantar.



“Ini sebagai bentuk komitmen kita guna memberantas peredaran narkoba,” katanya.

Kepala BNN Pematangsiantar itu menambahkan razia dirumah kos-kosan ini dilakukan karena banyaknya pengaduan dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba dirumah kos-kosan.

Pihaknya merencanakan akan terus melakukan pemberantasan narkoba hingga kota Siantar benar-benar bersih dari peredaran narkoba,”tutupnya.(rel/sugianto/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru