Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Faksi Anggara, Warga Desa Galang Suka Di Temukan Tewas Gantung Diri

Senin, 29 Maret 2021 | 12.49 WIB
Kali Dibaca |


Faksi Anggara (29) warga Dusun IV, Desa Galang Suka ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Senin (29/3/21).

Galang, metrokampung.com
Faksi Anggara (29), pedagang bakso keliling, warga Dusun IV, Desa Galang Suka, Galang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Senin (29/3/21) sekira pukul 07.00 Wib.

Informasi diperoleh, korban Faksi Anggara pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung oleh ibunya bernama Sukarsih.

Saat itu Sukarsih (55) mendatangi rumah korban dengan tujuan untuk memadamkan lampu rumahnya, namun berulang kali ibu korban memanggilnya tidak ada jawaban karena pintu dikunci dari dalam.





Kemudian rumah tersebut pintunya didobrak paksa oleh ibu korban dan beberapa warga, hingga pintunya terbuka. Lalu tampak korban tergantung dan sudah tidak bernyawa, melihat itu ibu korban langsung menjerit histeris.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan Kapolsek Galang, AKP Raymond Hutagalung bersama Tim Inafis Polresta Deli Serdang tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban dan lidah korban menjulur dan tergigit serta korban mengeluarkan cairan sperma dan air seni berikut kotoran.

Pemeriksaan dari pihak Puskesmas Galang atas nama Legiem Amkeb dan Rusiatu, Amd, bahwa korban meninggal dunia diakibatkan bunuh diri dengan cara gantung diri dikarenakan di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan.

Keterangan pihak keluarga, korban melakukan bunuh diri  dikarenakan faktor ekonomi dan keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dikarenakan pihak keluarga korban mengikhlaskan atas kejadian tersebut karena korban memang bunuh diri.

Kapolsek Galang AKP Raymond Hutagalung kepada metrokampung, Senin (29/3/21) membenarkan peristiwa tersebut.

"Ya, korban atas nama Faksi Anggara telah dibawa ke rumah duka dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atas korban dan keluarga telah mengikhlaskan kepergiannya,"jelas Raymond.(Bobby Purba/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru