Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Miris! Gadis 14 tahun Disetubuhi Ayah Kandung Hingga Melahirkan

Sabtu, 13 Maret 2021 | 16.14 WIB
Kali Dibaca |

Ilustrasi


Tanjungbalai, metrokampung.com
Seorang ayah kandung tega menghamili anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun. Karena Terbelenggu dengan nafsu setan membuat seorang pria berusia sepatu (separuh tua) gelap mata.

Lantaran tergiur dengan kemolekan tubuh seorang remaja berusia 14 tahun, seorang pria berinitial E tega menjadikan putri kandungnya sendiri sebagai budak nafsunya.

Terbongkarnya dugaan kasus persetubuhan incest atau sedarah itu bermula, disaat pelaku mendatangi salah satu klinik untuk membeli obat haid.

Namun tak lama kemudian E kembali datang bersama Bunga dengan alasan obat yang dibelinya itu tidak berfungsi untuk meredakan darah yang keluar bersamaan dengan air yang dikeluarkan dari vagina korban.

Merasa ada yang aneh, petugas medis yang ada di klinik persalinan itupun langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Begitu dilakukan pemeriksaan, ternyata kepala seorang bayi sudah menonjol keluar. Sedangkan ibu korban yang datang melihat proses persalinan secara normal itu seketika itu pula langsung pingsan dilokasi persalinan.

Kasus itupun kemudian melambung dan telah menjadi buah bibir bagi warga yang ada disekitar tempat tinggal mereka itu sendiri. Ternyata korban masih tercatat sebagai siswi disalah satu SMPN di Kota Tanjungbalai.

Ibu kandung korban berinitial A saat ditemui dirumahnya, Jumat (12/3/2021) mengatakan bahwa pelaku yang tak lain merupakan suaminya itu sendiri sudah ditahan di Mapolres Tanjungbalai.

“Sudah ditangkap polisi dia semalam pak," katanya singkat.

Namun saat ditanyai lebih lanjut, warga yang menetap di wilayah Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur,Kota Tanjungbalai ini enggan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Datangi saja dia ke Polres Tanjungbalai,pak. Saya tak mau memberikan keterangan “katanya lagi.

Sementara itu, Leman (60) dan Nurainun (28) membenarkan adanya dugaan kasus persetubuhan incest atau sedarah itu.

” Ayahnya (pelaku,red) ini kerjanya buruh bangunan. Mereka itu tinggal serumah. Kami tau masalah ini,setelah pelaku ditangkap polisi,” kata Leman.

Sedangkan kehamilan korban, sambung Leman lagi, dia bersama dengan warga lainnya semula tidak menaruh kecurigaan dengan korban.

“Kabarnya sudah melahirkan namun kami tak tau secara pasti apa sudah melahirkan,” matanya.

Hal senada juga dikatakan oleh Nurainun, saat ditemui disebuah warung jajanan didepan rumah orang tua korban itu sendiri.

Ia mengatakan sebelum kasus itu terbongkar korban selama ini jarang keluar dari rumahnya.

“Jarang dia (korban,red) keluar dari rumahnya. Kalaupun keluar dia hanya membeli jajanan diwarung ini,ujarnya.

Dikerenakan gestur tubuh korban gemuk dan berisi itu pula, sambung Nurainun lagi, dia bersama dengan warga lainnya tidak menyangka korban selama ini sudah hamil duluan.

“Korban ini masih sekolah kelas 2 SMP. Tak pernah keliatan perutnya sudah buncit lantaran hamil. Itu disebabkan fostur tubuhnya gemuk bang,” katanya.

Terpisah, Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasatreskrim AKP Rapi Pinakri kepada wartawan membenarkan adanya kasus tersebut. Dia mengatakan bahwa tersangka ditahan setelah datang menyerahkan diri.

“Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku guna mengetahui motif dan kronologi kejadian,” pungkasnya. (ES/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru