Pengikut

SUMUT

NASIONAL

30 Orang Tersangka Dirangkap Bersama 22 Mesin Jackpot

Sabtu, 29 Mei 2021 | 12.22 WIB
Kali Dibaca |



Langkat, Metrokampung.com
Ada yang menarik saat BNNK Langkat menggerebek sarang judi dan narkoba di Dusun 2 Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat,  Rabu (26/5) kemarin. Tercatat 30 orang tersangka ditangkap, terdiri dari 21 orang laki- laki dan 9 orang perempuan serta 9 barak dibakar.
     
Lalu, 22 mesin jackpot ditahan bersama barang bukti narkoba, seperti sabu- sabu, mancis dan bong (alat hisap sabu- sabu) dan beberapa unit kenderaan, termasuk mobil. 
     
Keesokan harinya, dari pantauan wartawan, kantor BNNK Langkat pun langsung ramai 'diserbu' masyarakat yang notabene adalah keluarga dari para tersangka. Ada istri yang mau menemui suaminya, ada pula orangtua yang mau melihat anaknya dan anak yang mau melihat orangtuanya. 
     
Kepala BNNK Langkat, AKBP. DR. H. Ahmad Zaini, SH, MH ketika ditemui dan dikonfirmasi langsung di kantornya, Kamis (27/5)  menjelaskan, para tersangka masih diperiksa secara intensif. Yang terkait dengan judi, langsung dilimpahkan ke Polres Langkat, sedangkan yang terkait dengan narkoba akan ditangani langsung oleh BNNK Langkat.
     
" Ya, penggerebekan itu dilakukan berkat informasi dari masyarakat. Sebelumnya, sudah lebih dari 2 kali mereka itu kami intai, namun saat akan digrebek mereka tutup. Ya, mungkin sudah bocor duluan informasinya," ujarnya.
     
Namun, kali ini informasinya A1, sehingga banyak yang tertangkap. Walaupun begitu, ada juga yang berhasil melarikan diri.
     
w" Ya, mungkin karena itu barang bukti narkoba yang didapat pun hanya sedikit, sebab diduga  banyak yang kabur sambil membawa narkoba di tangan atau di saku mereka," ujarnya.
     
Menanggapi hal tersebut, pengamat sosial, hukum dan pemerintahan, Muhammad Yunus berharap Polisi dan BNNK bertindak tegas. Artinya, jangan setelah ditangkap, para tersangka pun di86-kan (dilepaskan).
     
" Ya, diproseslah dan ditindak tegas sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di negeri ini, jangan pula dilepas. Masyarakat kan maunya begitu," ujarnya. (Sr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru