Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Surga Judi di Deli Serdang Bahas Togel Dekat Polsek Talun Kenas

Senin, 07 Juni 2021 | 21.55 WIB
Kali Dibaca |

Warung kopi di Talun Kenas yang bebas menjual togel.

Talun Kenas, metrokampung.com

Dimasa pandemi Covid seperti ini, praktek perjudian tumbuh subur di Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang.
 
Saking bebasnya judi togel dijual di dekat Mapolsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang. Sementara judi mesin tembak ikan yang mengundang kerumunan massa berlokasi sekitar 1 km dari Mapolsek.
 
Menurut keterangan warga, ada tiga bandar judi togel dan judi mesin tembak ikan yang beroperasi di wilayah hukum Polsek Talun Kenas.
 
Judi togel yang berserak di Desa Negara Beringin kepunyaan bandar berinisial Riz asal Belawan. Sementara di Desa Suguci, Lau Rempak dan Desa Talapeta dikuasai bandar berinisial Ng asal Medan dan Mar asal Kecamatan Biru Biru
 
Untuk judi mesin tembak ikan disebut-sebut hanya dimiliki oleh Ng dan Mar.
 
Pantauan wartawan, hampir semua kedai kopi di Kecamatan STM Hilir menjual togel. Bahkan ada beberapa kedai kopi yang lokasinya berdekatan dengan Polsek Talun Kenas juga dijadikan tempat membahas dan menjual togel.
 
"Mana tau rejeki, kan lumayan bang,"kata Tarigan, warga Desa Talun Kenas, Senin (7/6/21) sore.
 
Kehadiran kedua jenis togel tersebut sudah lama dikeluhkan sebagian warga maupun kaum hawa di Kecamatan STM Hilir.
 
"Entah sudah berapa kali masalah judi togel dan tembak ikan ini kita laporkan sama orang Polsek, tetap aja ga ada ngaruhnya,"jelas Mak Agus.
 
Sambung Mak Agus, kalau pun ada penggerebekan di lokasi mesin judi ikan kesannya ecek-ecek.
 
"Pas digrebek, di warung tempat tembak ikan kondisinya sudah sepi tanpa manusia. Gitu juga dengan yang jual togel. Cuma ada satu atau dua orang saja yang duduk minum kopi,"keluh Mak Agus.
 
Warga pun menduga ada kongkalikong antara oknum aparat dengan ketiga bandar judi tersebut. Bahkan Satgas Prokes Covid juga terkesan tak berdaya.
 
Salah seorang suruhan oknum bandar togel mengaku oknum TNI tugas di Medan pernah menyodorkan amplop berisi uang Rp 200 ribu kepada wartawan.   Oknum TNI yang pernah bertugas di batalyon Deli Tua sebelum pindah ke Komando Tetorial di Medan tersebut mengaku mendapat nomor hape wartawan dari Polsek Talun Kenas.
 
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus ketika dikonfirmasi via seluler berjanji akan menceknya terlebih dahulu.
 
"Saya cek dulu ya,"katanya seraya memutus sambungan hape.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru