Pengikut

SUMUT

NASIONAL


ADVETORIAL : Peringatan Brandan Bumi Hangus dan Lounching Kampung Wisata Batik

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 07.43 WIB
Kali Dibaca |


Langkat, Metrokampung.com
Upacara peringatan Brandan Bumi Hangus (BBH) ke-76 tahun  digelar sederhana di Lapangan Cikal Bakal Pertamina RU II area Pangkalan Brandan, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Jumat (13/8/2021). Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Wakilnya, H.Syah Afandin (Ondim)  yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).  
     
Lalu,  sebagai perwira upacara Camat Sei Lepan, M Ikbal Kurniawan, dan Komandan Upacara Lettu Mar Chossa Pradipta A.K. Nah,  pada amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan, peringatan ini wujud dari rasa hormat atas perjuangan dan pengorbanan masyarakat Langkat saat berjuang melawan penjajah, demi tegaknya harga diri bangsa, sehingga terjadilah peristiwa BBH.



"Karena itu,  pPerjuangan ini menjadi ketauladanan untuk seluruh masyarakat Langkat, bahwa dalam mempertahankan kemerdekaan demi tetap tegaknya kemerdekaan, kita harus rela berkorban. Nah,  ini menjadi pelajaran berharga buat kita untuk selamanya,” tegasnya.
     
Lebih lanjut Ondim juga mengajak seluruh masyarakat Langkat agar mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) untuk memutus mata rantai COVID-19.
     
"Kesadaran untuk mematuhi ketentuan Prokes merupakan kesiapan kita sebagai warga bangsa yang baik,” ujarnya sembari mengucapkan terima kasih  kepada para tokoh masyarakat, para pemerhati sejarah BBH dan para veteran juang 45 atas dukungan dan partisipasi yang telah disumbangkan, baik moril maupun materil bagi tetap tegaknya nilai sejarah BBH.



Setelah itu dihari yang sama, Ondim pun menghadiri  soft launching sekaligus meresmikan  Kampung Wisata Batik Kota Brandan di Kota Pangkalan Brandan, tepatnya di Jl.Paya Kiri Kampung Trowongan, Kelurahan Pelawi Utara Kecamatan Babalan, Langkat. Peresmian itu ditandai dengan pembukaan tirai dan pemotongan pita peresmian Kampung Wisata Batik Kota Brandan, oleh Wakil Bupati bersama  Direktur PT Gemilang Nusa Kreasindo (GNK) Ridhani Agustina (Dhany Rose) selaku penggagas serta penandatanganan MoU kerjasama antara manajer produksi PT. Gemilang Nusa Kreasindo dengan lembaga pengabdian kepada masyarakat (LPKM) UISU (Universitas Islam Sumatra Utara), tentang pengabdian kepada masyarakat tentang Kampung Wisata Batik Kota Brandan.
     
Ondim pada sambutannya menegaskan, Pemkab Langkat akan mendukung kemajuan Kampung Batik ini secara maksimal, sebab memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi COVID-19.
     
"Semoga Kampung Batik ini memakmurkan masyarakat, terkhusus kaum ibu dan wanita. Serta menjadi ikon wisata batik bagi Negeri Bertuah,” ujarnya.
     
Peresmian bersamaan dengan peringatan BBH, kata Wabup, semoga dapat membakar glora semangat untuk memajukan Kampung Batik. Dia juga berharap dan mendoakan agar Kampung Batik Brandan menjadi brand bagi batik Langkat, seperti batik Jogja dan Pekalongan serta mampu melahirkan ide dan gagasan dalam memberikan nuansa baru dalam dunia fashion, khusunya batik Langkat sehingga mampu bersaing dengan batik- batik yang ada di daerah lain yang telah memiliki nama dan hak paten.
     
Sementara itu,  Dhani Rose mengatakan, Kampung Batik ini sengaja digagasnya untuk mewujudkan impiannya, membangkitkan perekonomian masyarakat Brandan khususnya dan Langkat sekitarnya secara umum.
     
"Ya,  terkhusus bagi kaum ibu dan remaja wanita putus sekolah, diharapkan bisa menjadi perajin batik untuk membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.
     
Sedangkan Camat Babalan, Fajar Aprianta Sitepu, mengucapkan terimakasih atas berdirinya Kampung Batik diwilayah tugasnya itu, sebab dia meyakini hal itu akan dapat meningkatkan SDM dan perekonomian warga sekitar.
     
Turut hadir diantara kedua acara, Ketua DPRD Langkat Sribana PA, unsur Forkopimda Langkat, para pimpinan perangkat daerah Pemkab Langkat, unsur Forkopimca Babalan dan Sei Lepan, Pimpinan Pertamina RU II Area Pangkalan Berandan, M Natsirt beserta para tamu dan undangan lainnya. (BD/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru