Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Perempuan Desa Penakluk Pria Bermobil Berujung Aborsi (11) Berdaster Tanpa Daleman

Kamis, 19 Agustus 2021 | 08.42 WIB
Kali Dibaca |

Kos-kosan Ina pernah di dalam gang ini.

Akhirnya Ina (namanya sengaja disamarkan ya biar suaminya gak terlalu malu dengan kelakuan istrinya sebelum dinikahi) memenuhi janjinya ngamar bersama pria kenalan barunya.
 
Lokasi hotelnya di Jalan Jamin Ginting Medan. Begitu mobil masuk garasi kamar hotel, Ina pun turun membawa bungkusan kecil.
 
Di dalam kamar hotel baru tau kalau bungkusan itu berisi daster dan celana dalam miliknya.
 
Ina dan teman prianya gantian membersihkan diri di kamar mandi hotel.
 
Teman prianya lebih dulu. Keluar dari kamar mandi, iapun rebahan di kasur. Tubuh bugil pria tegap itu sebagian ditutup selimut yang sengaja dimintanya kepada room boy hotel (orang yang mempersiapkan kamar). Penerangan lampu di kamar distel tidak terlalu terang.

 Gak lama giliran Ina bersiap bersih-bersih di kamar mandi. Ina pun bangkit dari kasur tempatnya duduk di sebelah teman kencannya dalam posisi rebahan. 

Pintu kamar mandi dikuncinya dari dalam. Beberapa menit kemudian terdengar suara air seperti orang mandi.

 Keluar dari kamar mandi, Ina tidak mengenakan handuk melilit tubuh bugilnya seperti orang habis mandi, tapi memakai daster. Saat berdiri persis di depan pintu kamar mandi, terlihat samar bagian tubuh Ina. Dia tidak mengenakan daleman.

 Waktu ditanya kenapa pakai daster, Ina menjawab lekuk tubuhnya gak mau terlihat oleh pria yang bukan menjadi suaminya kelak.

 "Enak aja Kam. Belum tentu Kam (dalam bahasa Karo artinya Kamu) jadi suami ku nanti,"katanya beralasan.

 Usai menaruk handuk yang dipakainya membungkus rambutnya di kursi, Ina pun rebahan di samping pria mapan bermobil hitam tersebut. Apa yang akan mereka lakukan, ikuti terus cerita ini. 

 Ina adalah perempuan perantau dari salah satu desa di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang. Dia menamatkan kuliahnya di kampus swasta Jalan Setia Budi Medan  Desa kelahiran Ina pernah berjuluk desa siluman karena warganya tinggal di desa lain dan sempat viral di media cetak dan online juga media sosial Facebook. Orang tua Ina menikah impal yakni nikah dengan keluarga dekat dan rajin beribadah. Keluarga Ina selain pamong di desanya juga ada yang menjadi anggota BPD. (*/bersambung)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru