Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Tindak Lanjuti Program 100 Hari Dinas PUPR Samosir Zoom Meeting Dengan BWS Sumatera II

Rabu, 11 Agustus 2021 | 18.38 WIB
Kali Dibaca |

Plt kadis PUPR Samosir (pertama dari kiri) bersama Ober Gultom (Pemerhati Samosir) diabadikan usai mengikuti Zoom Meeting dengan BWSS II, Senin (09/08).

Samosir, metrokampung.com
Pemerintah kabupaten Samosir melalui dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Zoom Meeting dengan Balai wilayah sungai sumatera II (BWSS II), juga dengan Konsultan Perencaan Pompanisasi Daeah Irigasi, Senin (09/08).

Adapun maksud dari Zoom tersebut yakni menindaklanjuti program 100 hari Dinas PUPR Samosir bidang SDA dalam hal peningkatan status daerah Irigasi Nasional. 
Turut serta dalam mengikuti Zoom meeting yakni Plt kepala dinas PUPR Samosir Sarimpol Simanihuruk, kepala BWSS II Maman Noprayamin ST, MT, kasubag PEP, Maejen Telambanua, Herbet Sihite dan tokoh Pemerhati Samosir Ober Gultom.

Plt Kepala  Dinas PUPR kabupaten Samosir Sarimpol Simanihuruk, kepada media mengatakan bahwa Pompanisasi daerah Irigasi kabupaten Samosir telah diusulkan di beberapa wilayah, yakni pompanisasi di Siriaon- Buhit desa Sitoluhuta, pompanisasi di Sibongbong- Siriaon desa Pardugul, pompanisasi di Rianiate desa Rianiate, pompanisasi hairi desa Pangaloan, serta pompanisasi hairi gorat desa Onan Runggu. 
"Hasil dari rapat dengan BWSS II ada penambahan lokasi di Sitamiang Onan Runggu," ungkap Sarimpol. 

Sementara itu, untuk kelayakan daerah irigasi strategi Nasional, Sarimpol Manihuruk mengatakan bahwa PUPR Samosir telah mengusulkan daerah irigasi yakni kecamatan Pangururan, Simanindo, Palipi, yang luasnya lebih dari 3000Ha. 

"Untuk Potensi Mina Padi di kabupaten Samosir telah diusulkan di empat (4) desa kecamatan Sianjur Mula Mula, yaitu desa Hutagurgur, Siboro, Hasinggaan dan desa Bonan Dolok,"lanjutnya. 

Adapun kesimpulan rapat dengan BWSS II yakni Perencanaan sedang berjalan dengan masukan dari dinas PUPR Samosir untuk penambahan lokasi pompanisasi Daerah Irigasi di Sitamiang. 

"Agar bisa memenuhi kebutuhan air baku untuk daerah pemukiman dengan elevasi ±1375mdpl, kita sedang menentukan kluster dengan potensi elevasi yang lebih tinggi untuk menambah luasan potensial daerah irigasi yang telah ada,"ujar Sarimpol mengakhiri. 

Sementara itu ketika sudah dibangun, BWS Sumatera II berharap agar masyarakat Samosir berperan serta untuk penanganannya, demi kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Samosir. (HPS/MK).
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru